Lelang Cabai Digital Bantu Petani Bantul Hindari Harga Tengkulak
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Penampilan para pemain PSIM dalam laga uji coba bersama Gunungkidul All Star yang berakhir dengan skor 7-0 bagi kemenangan Laskar Mataram di Lapangan Kepek Raya, Gunungkidul kemarin (27/07/2024). /iSTIMEWA.
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih Kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro menyampaikan, pemainnya harus menemukan bentuk terbaik organisasi dan skema permainan saat menerjemahkan taktik yang ingin ditunjukkannya di lapangan.
Skuad Laskar Mataram, menurut Seto harus punya komitmen dan komunikasi yang utuh sesuai dengan fiosofi permainan klub, sehingga tercipta adaptasi yang baik jelang bergulirnya Liga 2 musim depan.
Hal tersebut disampaikan Seto kepada pemainnya seusai laga uji coba bersama Gunungkidul All Star yang berakhir dengan skor 7-0 bagi kemenangan Laskar Mataram di Lapangan Kepek Raya, Gunungkidul kemarin (27/07/2024).
Meskipun mampu memproduksi banyak gol, bagi Seto masih ada yang perlu dievaluasi dalam penampilan anak asuhnya itu. Seto juga sudah membahas evaluasi ini dengan para pemain setelah pertandingan selesai.
“Sisi permainan, di babak pertama ada sedikit adaptasi. Ini menjadi evaluasi dan sudah saya bicarakan dengan pemain bahwa mereka harus menemukan bagaimana sih enaknya di lapangan. Sebenarnya menurut opini saya, babak kedua lebih asyik. Harapan saya mereka bisa mengobrol untuk bermain seperti apa,” ujar Seto.
Seto menambahkan meski pun dukungan kehadiran secara fisik dari suporter merupakan hal yang penting dalam laga ini, tapi dukungan berupa doa tak kalah penting. Dia berharap para pendukung tak hanya mendukung secara fisik, tapi doa-doa juga harus dipanjatkan untuk PSIM Jogja.
“Ini masih berproses, dan untuk teman teman suporter yang pasti bukan sekadar dukungan secara fisik, tapi yang penting doanya,” imbuh Seto.
Agenda uji tanding ini merupakan undangan dari Karang Taruna Kepek Raya. Agustinus Supriyono, Seksi Olahraga Karang Taruna Kepek Raya turut kagum dengan antusias masyarakat di pertandingan itu. Agus berharap dengan adanya uji tanding ini bisa membangkitkan gairah sepak bola di daerah Gunungkidul.
“Kami berterima kasih atas antusias masyarakat Kepek, Gunungkidul, dan sekitarnya, masyarakat Jogja. Dengan adanya acara seperti ini pasti juga akan membangkitkan gairah sepak bola di Gunungkidul,” ujar Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Ferran Torres meninggalkan Timnas Spanyol karena cedera pergelangan kaki. Carlos Espi dipanggil untuk laga Nations League.
HP hilang di kereta? Segera kunci perangkat, lacak lokasi, amankan akun, hubungi operator, dan hapus data jika diperlukan.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Mahasiswa UII mengembangkan RespiraTB, wearable berbasis sensor accelerometer untuk skrining awal gejala TBC secara real-time.
Klasemen medali Asian Games 2026 terbaru, Indonesia berada di peringkat 14 dengan 5 emas, 8 perak, dan 22 perunggu.