Sidang Pengalihan Perusahaan di Bantul, Tergugat Sampaikan Jawaban
Sidang gugatan PMH terkait pengalihan kepemilikan CV Art Fashion di PN Bantul memasuki babak baru. Tergugat menyampaikan jawaban sekaligus mengajukan gugatan.
Tegar Islami saat masih berkostum Timnas Indonesia./Instagram @tegarrrislami
Harianjogja.com, JOGJA—Setelah merekrut Frezy Al-Hudaifi, PSIM Jogja kembali memboyong pemain muda lainnya untuk melengkapi skuad U-21 selama Liga 2 2024-2025, yakni Tegar Islami. Pemain kelahiran Mojokerto ini didatangkan dengan status pinjaman dari Borneo FC.
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna mengaku gembira atas bergabungnya Tegar. “Yang pastinya saya senang, Tegar bisa bergabung dengan PSIM. Dia pemain Muda. Dia melengkapi skuad U-21 kami,” ujar dia, Rabu (4/9/2024).
Razzi mengungkapkan, Islami juga baru promosi ke tim Borneo senior. Mantan pemain Timnas U-16 Indonesia itu juga sudah sudah punya pengalaman bermain di Piala Presiden serta berlatih dengan tim utama Borneo FC. "Jadi, saya rasa dia pemain yang siap dan matang. Harapannya, dia bisa membantu tim lebih baik lagi," jelasnya.
Sementara itu, pemain berusia 18 tahun tersebut juga menunjukkan antusiasnya bergabung di Laskar Mataram. “Perasaan saya sangat senang bisa gabung ke PSIM. PSIM juga tim besar di Liga 2,” ujar dia.
Sebelum bergabung bersama PSIM Jogja, Tegar sudah mengantongi berbagai pengalaman di dunia sepak bola, seperti bermain di Liga 1 dan Piala Presiden. Berbagai pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan PSIM Jogja merekrut pemain gelandang ini.
BACA JUGA: Latihan Rutin, PSIM Jogja Mengasah Kemampuan Menjelang Liga 2
Tegar sendiri memiliki target pribadi ketika bergabung dengan Laskar Mataram. “Target pribadi saya semoga bisa membantu tim PSIM untuk promosi ke Liga 1,” ujarnya.
Selain itu, Tegar juga menyematkan harapan terbaik untuk dirinya dan PSIM Jogja untuk ke depannya. “Harapan saya untuk PSIM semoga bisa lebih kompak dan lebih maju dari musim sebelumnya,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sidang gugatan PMH terkait pengalihan kepemilikan CV Art Fashion di PN Bantul memasuki babak baru. Tergugat menyampaikan jawaban sekaligus mengajukan gugatan.
Sri Sultan HB X melantik sembilan pejabat tinggi Pemda DIY dan menegaskan jabatan harus dibuktikan lewat integritas serta kinerja nyata.
Menko Polkam Djamari Chaniago menyebut sejumlah mal diminta membongkar pagar karena persoalan izin. Pemasangan pagar dipastikan bukan terkait isu keamanan Agust
Kejagung menggeledah rumah Don Ritto di Bandung dan menyita sejumlah dokumen terkait penyidikan dugaan korupsi serta TPPU Febrie Adriansyah.
Polres Karanganyar belum menemukan korban baru dalam kasus dugaan jual beli kursi pegawai BLUD RSUD Karanganyar. Penyidikan masih berlanjut.
Damkarmat Kota Jogja masih menunggu kekancingan Kraton Jogja untuk membangun pos damkar baru di Alun-Alun Utara.