El Nino Mengintai BPBD Bantul Siaga Distribusi Air Bersih
BPBD Bantul bersiap hadapi kekeringan dampak El Nino pada Juni 2026. Simak mekanisme bantuan air bersih dan alokasi anggaran tangki air di sini.
Aksi pemain PSIM Jogja saat bertanding melawan Persijap Jepara dengan hasil 0-0 pada Rabu (2/10/2024)./Istimewa-PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja harus rela berbagi poin dengan Persijap Jepara setelah keduanya bermain imbang dengan skor 0-0 dalam lanjutan Liga 2 pada Rabu (2/10/2024) di Stadion Mandala Krida. Kericuhan kecil sempat terjadi seusai laga lantaran staf dan manajemen PSIM menganggap waktu belum habis, tetapi wasit telah meniup peluit.
Pertandingan berjalan dengan alot sesuai prediksi. Di babak pertama kedua tim sama-sama bermain aman, tidak ada peluang signifikan yang muncul. Bola banyak berputar di area tengah.
Sementara di babak kedua PSIM terus menekan terutama di 20 menit akhir pertandingan, sejumlah peluang emas tercipta. Namun pertahanan Persijap yang solid tak mampu ditembus.
Pelatih Kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro menyebut, hasil imbang yang diperoleh timnya tentu menunjukkan performa skuad yang tidak maksimal.
Namun, pihaknya tetap bersyukur sebab anak asuhnya terlihat menguasai pertandingan meski tidak ada gol tercipta. "Mungkin semangat pemain kadang habis di dua laga sebelumnya, itu akan jadi evaluasi kami," katanya.
Menurut Seto, di babak pertama pemainnya terlihat terlalu terburu-buru dalam mengeksekusi peluang. Di babak kedua dirinya mengintruksikan agar pemain lebih sabar dan terlihat peningkatannya. "Namun tetap belum ada gol. Penyelesaian akhir akan jadi salah satu evaluasi kami," pungkasnya.
BACA JUGA: Turunkan Pemain Lapis Kedua, PSIM Jogja Keok Kontra Persipa Pati
Pelatih Kepala Persijap Jepara Kahudi Wahyu mengatakan, laga sore ini berjalan dengan baik dan lancar itu yang dianggapnya paling penting.
Tidak ada pemain yang mengalami insiden dan pertandingan menarik dengan jual beli serangan. "Saya ucapkan terima kasih kepada pemain mereka sungguh-sungguh menjaga kebersamaan dan mereka kerja keras," katanya.
Kahudi juga bersyukur lini pertahanannya solid dan bisa mencatatkan nirbobol di laga ini. Menurutnya sektor pertahanan adalah salah satu proses yang tengah dibangunnya di tim itu. "Saya menekankan soal dasar-dasar pertahanan kepada pemain dan alhamdulillha sampai sekarang kami baru kebobolan satu gol," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Bantul bersiap hadapi kekeringan dampak El Nino pada Juni 2026. Simak mekanisme bantuan air bersih dan alokasi anggaran tangki air di sini.
Africa CDC memperingatkan 10 negara Afrika berisiko terdampak wabah Ebola setelah lonjakan kasus di Republik Demokratik Kongo.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen. Proyek budidaya udang ini disebut menyerap 650 tenaga kerja.
Pencerita kuliner Ade Putri Paramadita merekomendasikan Selat Solo sebagai inspirasi olahan daging Iduladha dengan cita rasa akulturasi Jawa dan Belanda
Balai Besar TNBTS menutup seluruh wisata Gunung Bromo pada 30 Mei hingga 2 Juni 2026 selama pelaksanaan ritual Yadnya Kasada.
Pertamina Hulu Energi memperkuat ketahanan energi nasional lewat strategi dual growth dengan pengembangan migas dan bisnis rendah karbon.