Bimbel di Jogja Kebanjiran Peminat, Persaingan Sekolah Makin Ketat
Bimbel di Jogja kebanjiran peminat setelah TKA membuat persaingan masuk sekolah favorit semakin ketat.
Donny Warmerdam saat ditemui di sela-sela laga PSIM Jogja beberapa waktu lalu. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Gelandang asal Belanda, Donny Warmerdam, resmi mengakhiri perjalanannya bersama PSIM Jogja setelah satu musim memperkuat Laskar Mataram. Ia memilih kembali ke Belanda untuk melanjutkan kariernya bersama klub lama, De Graafschap yang berlaga di kasta kedua Liga Belanda.
Meski hanya semusim di Indonesia, pemain berusia 23 tahun itu mengaku menikmati pengalaman bermain di kompetisi sepak bola Tanah Air, khususnya atmosfer dan dukungan suporter PSIM Jogja.
Alami Cedera, Baru Tampil di Paruh Musim
Perjalanan Donny di PSIM tidak berjalan mulus sejak awal musim. Ia sempat harus menepi cukup lama akibat cedera patah tulang pergelangan kaki yang membuatnya fokus menjalani pemulihan.
Akibat cedera tersebut, ia baru bisa kembali merumput pada paruh kedua kompetisi. Namun demikian, kehadirannya tetap memberi warna baru di lini tengah PSIM Jogja.
Momen Berkesan di Liga Indonesia
Donny mengungkapkan beberapa laga yang paling berkesan selama berseragam PSIM, termasuk pertandingan comeback saat menghadapi Bali United serta laga tandang melawan Persib Bandung.
“Semusim di PSIM, aku benar-benar menikmati waktuku di sana,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).
Ia juga menilai atmosfer stadion di Indonesia memberikan pengalaman berbeda dibandingkan kompetisi Eropa yang pernah ia jalani sebelumnya.
Kontribusi Meski Tidak Penuh Musim
Meski tidak tampil penuh sepanjang musim, Donny tetap mencatat kontribusi penting. Ia membukukan 11 penampilan dengan performa stabil di lini tengah, termasuk akurasi umpan yang tinggi serta kontribusi dalam transisi bertahan dan menyerang.
Manajemen PSIM menilai adaptasi cepat Donny setelah pulih dari cedera menjadi nilai tambah bagi tim.
“Ketika kondisinya sudah membaik, ia menunjukkan kualitasnya dan memberikan kontribusi positif,” ujar General Manager PSIM Jogja, Steven Sunny.
Apresiasi dan Harapan ke Depan
Manajemen PSIM menyampaikan apresiasi atas dedikasi Donny selama membela klub. Mereka juga mendoakan agar kariernya di Eropa semakin berkembang.
Sementara itu, Donny berharap PSIM Jogja dapat terus berkembang dan meraih prestasi lebih baik di musim mendatang, bahkan ia membuka peluang untuk kembali suatu saat nanti.
“Semoga kita bisa bertemu lagi,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bimbel di Jogja kebanjiran peminat setelah TKA membuat persaingan masuk sekolah favorit semakin ketat.
DPRD Kulonprogo meminta hasil panen petani lokal diprioritaskan untuk memenuhi cadangan pangan daerah.
Muse kehilangan nama akun @muse di Instagram dan X setelah Meta memakai nama tersebut untuk agen AI baru. Bagaimana akun itu berpindah?
Veda Ega Pratama mengalami cedera punggung setelah crash, tetapi Honda Team Asia memastikan pembalap Indonesia itu siap tampil di Moto3 San Marino.
Timnas Basket Indonesia kalah 48-102 dari Korea Selatan pada penyisihan Pool A Asian Games 2026 di Aichi International Arena.
Fenomena langit September 2026 menghadirkan lima planet, Bimasakti, aurora, hingga Harvest Moon yang menarik diamati sepanjang bulan.