Pilur di 31 Kalurahan, DPRD Gunungkidul Minta Warga Cerdas Memilih
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Pemain PSIM Jogja merayakan gol yang dicetak Moammar Khadafi (depan, kanan) ke gawang Deltras Sidoarjo dalam laga uji coba sekaligus acara peluncuran tim PSIM musim 2024/2025 di Stadion Mandala Krida, Jogja, Sabtu (24/8/2024). PSIM menang 2-0 dalam laga uji coba itu. - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan\r\n
Harianjogja.com, JOGJA – Pertandingan lanjutan Liga 2 2024 antara PSIM Jogja dan Persekat Tegal diprediksi akan menjadi laga mudah bagi tuan rumah yang digelar Minggu (27/10/2024) di Stadion Mandala Krida.
Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen. Namun PSIM yang tengah dalam tren positif tentu menjadi momok bagi Persekat yang kini menjadi juru kunci di klasemen sementara grup tengah.
BACA JUGA: PSIM Jogja Gasak Persiku Kudus dengan skor Telak 0-5
Pelatih Kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro menyatakan bahwa persiapan timnya berjalan dengan baik. Meski sempat ada beberapa pemain yang mengalami demam, tapi kondisi mereka sudah membaik dan siap untuk bertanding. Seto menegaskan pentingnya menjaga konsistensi permainan setelah meraih hasil positif di dua laga sebelumnya.
"Kami akan tetap menjaga fisik, taktik, dan mental pemain. Harapannya, kami bisa tampil prima dan meraih hasil maksimal. Kemenangan menjadi sangat krusial untuk mempertahankan posisi kami di puncak klasemen," ujar Seto, Sabtu (26/10/2024).
Seto juga mewaspadai kekuatan Persekat yang dinilainya cukup baik saat bermain tandang dan kandang "Persekat adalah tim yang solid. Mereka sering meraih poin di laga tandang. Kami harus benar-benar siap menghadapi permainan mereka," tambahnya.
Di sisi lain, Pelatih Kepala Persekat Tegal Putu Gede juga optimistis timnya bisa memberikan kejutan. Meski kehilangan beberapa pemain inti akibat indisipliner, Putu Gede yakin pemain baru yang akan diturunkan sudah siap untuk memberikan kontribusi maksimal.
"Pemain baru kami memiliki motivasi dan semangat yang tinggi. Mereka sangat antusias untuk tampil dan membuktikan diri," kata Putu Gede.
Putu Gede mengakui bahwa absennya beberapa pemain inti akan sedikit memengaruhi permainan tim. Namun, ia yakin pemain pengganti bisa mengisi kekosongan tersebut dengan baik.
Kedua tim sama-sama memiliki ambisi yang tinggi untuk meraih kemenangan. Bagi PSIM, kemenangan akan memperkuat posisi mereka di puncak klasemen. Sementara itu, Persekat akan berusaha untuk keluar dari zona merah.
Prediksi Susunan Pemain PSIM Jogja vs Persekat Tegal
PSIM Jogja (4-2-1-3): Harlan; Rio Hardiawan, Yusaku, Rendra Teddy, Lucky Oktavianto; Aditya Gigis, Muammar Khadafi; Yudha Alkanza; Arlyansyah, Rafinha, Gerryan.
Pelatih: Seto Nurdiyantoro
Persekat Tegal (4-3-3): Bagus Prasetyo; Khoirul Amin, Imam Mahmudi, Dandi Maulana, Hamdi Sula; Felipe Ryan, Rifky Suryawan, C Bhagascara; M Rafli Ariyanto, Ferdinan Sinaga, Arbeta Rokyawan
Pelatih: Putu Gede
Prediksi Skor PSIM Jogja vs Persekat Tegal
PSIM Jogja vs Persekat Tegal 3-0
PSIM Jogja vs Persekat Tegal 2-0
PSIM Jogja vs Persekat Tegal 1-0
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus
Apple dikabarkan melatih model AI khusus untuk pasar China bersama Alibaba. Langkah ini membuka jalan bagi peluncuran Apple Intelligence di China dan memperkuat
Bareskrim ungkap jaringan judi online Ujangbet dengan transaksi Rp890 miliar. Modus deposit menggunakan pulsa. Polisi peringatkan orang tua awasi penggunaan HP
Pilih aplikasi pemutar musik terbaik sesuai kebutuhan: Spotify dan YouTube Music untuk streaming, AIMP dan Musicolet untuk file lokal.
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2027 naik menjadi Rp240 triliun untuk 60,6 juta penerima dengan pengawasan diperkuat.