Lelang Cabai Digital Bantu Petani Bantul Hindari Harga Tengkulak
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Pemain PSIM Jogja Arlyansyah merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Persekat Tegal dalam laga yang digelar Minggu (27/10/2024). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja berhasil memperkokoh posisinya di puncak klasemen sementara grup tengah Liga 2 2024 setelah menumbangkan Persekat Tegal dengan skor telak 3-0. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Mandala Krida pada Minggu (27/10/2024) sore ini, menyajikan drama tersendiri dengan kartu merah yang diterima pemain belakang Persekat Dandi Maulana.
Laskar Mataram sempat kesulitan mengkonversi peluang menjadi gol di babak pertama. Setelah Dandi keluar di menit 18 sejumlah upaya yang dilakukan pemain PSIM masih buntu. Baru di akhir babak pertama gol tercipta lewat Arlyansyah pada menit ke-44, kemudian disusul Rafinha pada menit ke-48, dan Sheva pada menit ke-77.
BACA JUGA: Pertandingan PSIM Jogja Vs Persekat Tegal di Stadion Mandala Krida Diundur Satu Hari
Pelatih Kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro, mengungkapkan rasa puas atas hasil yang diraih timnya. "Kita bisa menang laga penutup putaran pertama dan ini harapannya ke depan akan lebih baik," ujar Seto.
Namun, Seto juga mengakui masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, terutama terkait penyelesaian akhir di babak pertama. "Masih banyak peluang tapi pemain kurang sabar, masih ada kesalahan individu," tambahnya.
Seto berharap timnya bisa tampil lebih kompak dan solid pada putaran kedua. "Ke depan harapannya secara individu dan tim lebih kompak lagi," tegasnya.
Di sisi lain, Pelatih Kepala Persekat Tegal Putu Gede mengakui bahwa kartu merah yang diterima Dandi mengubah jalannya pertandingan. "Jalannya laga di awal sesuai dengan keinginan, tapi setelah kartu merah Dandi semua berubah," kata Putu.
BACA JUGA : PSIM Jogja Gasak Persiku Kudus dengan skor Telak 0-5
Putu juga mengungkapkan bahwa kondisi timnya kurang baik sebelum pertandingan, ditambah dengan kartu merah tersebut. Meskipun demikian, Putu tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang tetap berjuang meski dalam kondisi sulit. "Situasinya Dandi yang kena kartu merah dan kita enggak ada lagi pemain belakang, hanya ada Mukhlis tapi kondisinya juga kurang baik," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Cek Kesehatan Gratis atau CKG telah menjangkau 99,1 juta jiwa pada 2026 dan ditargetkan mencapai 130 juta jiwa.