Peluang Timnas U-22 Indonesia Menipis di Persaingan Grup SEA Games
Peluang Timnas U-22 Indonesia menipis setelah kalah dari Filipina dan menunggu hasil Vietnam vs Malaysia untuk tetap bertahan di Sea Games 2025.
Skuad Timnas Indonesia berfoto sebelum melawan Timnas Australia dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—PSSI mendapatkan sanksi dari FIFA lantaran pelanggaran yang dilakukan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Kabar kurang baik itu diterima Timnas Indonesia jelang laga melawan Jepang dalam matchday kelima Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (15/11/2024).
Kurang dari sepekan jelang laga tersebut, Timnas Indonesia dijatuhi sanksi dari federasi sepak bola dunia alias FIFA. FIFA memberikan tiga sanksi yang berbeda atas pelanggaran yang dilakukan tim maupun oknum di Skuad Garuda.
Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga menuturkan bahwa pihaknya akan patuh terhadap apa yang diputuskan FIFA. "Kami patuh saja ya terhadap denda yang diberikan oleh FIFA, apalagi memang kami perlu evaluasi dan perbaiki diri apa yang memang menjadi kesalahan-kesalahan seperti yang telat kick off dan sebagainya," kata Arya Sinulingga.
Indonesia mendapat teguran karena telat menggelar pertandingan melawan Australia di Jakarta pada 10 September lalu. Keterlambatan waktu kick off juga terjadi pada laga melawan China.
Walhasil Indonesia dijatuhi sanksi 10.000 Swiss Franc atau sekitar Rp179,3 juta.
Sementara itu Manajer Timnas Indonesia Sumardji dan asisten pelatih Kim Jong Jin juga disanksi lantaran protes berlebihan.
Sumardji dilarang mendampingi tim dalam empat pertandingan dan denda 5.000 Swiss Franc atau sekitar Rp89,5 juta. Begitu pula dengan Kim.
Secara keseluruhan Indonesia harus menanggung denda sekitar Rp358 juta akibat 3 pelanggaran tersebut. "Kalau ada ofisial kami seperti Pak Sumardji itu kami terima, karena memang kondisi pada saat itu Pak Sumardji kan berusaha untuk menjaga supaya jangan sampai pelatih yang terkena hukuman. Makanya kami terima hukuman dari FIFA ini," ujar Arya.
Ke depan, Arya menyebut PSSI akan berusaha semaksimal mungkin agar kesalahan serupa tak terjadi lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peluang Timnas U-22 Indonesia menipis setelah kalah dari Filipina dan menunggu hasil Vietnam vs Malaysia untuk tetap bertahan di Sea Games 2025.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.