Tembok SDN Minomartani 2 Roboh, Diduga Berdiri Sejak 1980
Tembok SDN Minomartani 2 roboh dan melukai 10 warga. Polisi menemukan tembok diduga berdiri sejak 1980 tanpa pondasi memadai.
PSS Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman Harda Kiswaya membawa kabar terbaru soal penggunaan Stadion Maguwoharjo sebagai kandang PSS Sleman pada April nanti seusai bertemu dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) DIY
Harda meminta BPPW selaku UPT di bawah Kementerian PU agar Stadion Maguwoharjo bisa segera digunakan sebagai kandang bagi PSS Sleman. Stadion Maguwoharjo sendiri telah menjalani renovasi dan revitalisasi sejak 27 Desember 2023 silam. Namun hingga Maret 2025 ini, stadion tersebut urung bisa dipakai untuk berlaga PSS Sleman untuk pertandingan liga.
"Ya intinya mohon kebijakannya agar BPPW selaku UPT-nya Kementerian PU yang mengerjakan renovnya [stadion] Maguwo untuk bisa digunakan home yang masih tiga kali ini," kata Harda pada Rabu (12/3/2025) malam.
Harda menegaskan bahwa PSS Sleman bisa memakai Stadion Maguwoharjo sebagai kandang pada 17 April 2025 nanti. Tanggal tersebut merupakan jadwal laga PSS menghadapi Dewa United dalam lanjutan pekan ke-29 BRI Liga1-2024/2025. "Ya tanggal 17 itu boleh home. Home pertama," ujarnya.
Menurutnya jadwal penggunaan Stadion Maguwoharjo sebagai kandang PSS pada 17 April 2025 tersebut sudah pasti. "Ya insyaallah [sudah] pasti," katanya.
Semenjak Stadion Maguwoharjo direnovasi, PSS SLeman menjadi tim musafir di Liga 1 dengan menggunakan stadion lain sebagai kandang. Beberapa stadion yang pernah digunakan Super Elja sebagai kandang di antaranya Stadion Manahan, Solo dan Stadion Sultan Agung, Bantul. Terakhir, PSS bahkan harus memakai Stadion Jatidiri Semarang pada pekan ke-27 BRI Liga 1-2024/2025 kontra Persis Solo pada Selasa (11/3/2025) malam.
"Karena ternyata PSS Sleman di luar Maguwoharjo kalah terus, ini yang menjadi keprihatinan saya," ungkapnya.
Sebagai Bupati Sleman, Harda mengaku tidak diam saja pada kondisi PSS Sleman. Sejumlah upaya berkaitan dengan PSS agar bisa menang terus diharapkan Harda, termasuk membantu PSS agar bisa berlaga di Stadion Jatidiri Semarang saat laga kontra Persis.
"Pada waktu itu main di Bantul ditolak. Terus bingung mau kemana ini. Ya akhirnya pilihannya jatuh ke Semarang Alhamdulillah bisa terwujud," ujarnya.
Kini, dengan rencana penggunaan Stadion Maguwoharjo sebagai kandang PSS pada 17 April 2025 nanti, Harda berpesan agar semua pihak bisa bersama-sama menjaga Stadion Maguwoharjo.
"Kami berusaha ini untuk bisa main di Maguwo, alhamdulillah kebijaksanaannya dari Kementerian PU diperbolehkan, namun juga dibarengi mohon untuk bisa menjaga aset yang ada di situ. Dari Kementerian PU, agar nanti masyarakat pencinta PSS betul bisa diharapkan menjaga," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tembok SDN Minomartani 2 roboh dan melukai 10 warga. Polisi menemukan tembok diduga berdiri sejak 1980 tanpa pondasi memadai.
AFC resmi menolak banding Persib Bandung terkait kericuhan suporter saat ACL 2. Maung Bandung tetap didenda Rp3,5 miliar dan menjalani laga tanpa penonton.
Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Stadion Segiri Samarinda akan menjadi venue pertandingan Asia.
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li