Gerbang Tol Trihanggo Hadir dengan Siluet Ikonik Ratu Boko
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra memimpin latihan para pemain PSS Sleman/Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Memanfaatkan jeda kompetisi panjang, PSS Sleman melakukan pembenahan di aspek teknis dan non teknis. Penggawa skuat Super Elja bahkan digembleng latihan dua kali sehari untuk meningkatkan kebugaran dan aspek taktikal permainan.
Pelatih Kepala PSS, Pieter Huistra menilai jeda kompetisi ini justru membawa keuntungan bagi skuat Laskar Sembada. Huistra melihat hal oni sebagai kesempatan besar untuk memperbaiki kelemahan serta meningkatkan kualitas permainan anak asuhnya dengan memanfaatkan waktu jeda kompetisi ini.
BACA JUGA: Sultan HB X Minta PSS Sleman Tidak Irit Beli Pemain
"Kami harus bersyukur atas periode ini. Empat pekan kami bisa membuat pramusim mini lagi. Pramusim mini untuk menghadapi tujuh pertandingan yang tersisa," kata Huistra usai latihan di Lapangan Purwobinangun, Sleman, Sabtu (22/3/2025) sore.
Huista beranggapan jeda panjang akan memberikan ruang bagi tim untuk memulihkan kebugaran pemain. Khususnya bagi para pemain yang mengalami cedera serta memperkuat strategi yang telah diterapkan.
"Itulah sebabnya sekarang kami berlatih ekstra. Kami pergi ke pusat kebugaran, jadi para pemain punya sesi ekstra sekarang," katanya.
Bahkan tim lanjut Huistra menjalani latihan dua sesi dalam sehari. Tujuannya satu, meningkatkan kebugaran sekaligus kemampuan taktis para pemain di lapangan.
BACA JUGA: Alami Cedera Lutut, Bek PSS Sleman Fachruddin Akhiri Musim Lebih Awal
"Sesi dua kali sehari ini tentu memiliki tujuan yang sama. Yaitu untuk selalu bertujuan membuat seluruh penggawa bugar dan juga secara taktis siap untuk cara bermain yang diinginkan," tegasnya.
Dengan pendekatan ini, Huistra optimis timnya bisa tampil lebih solid dan kompetitif di sisa musim. Dia berharap manfaat dari jeda panjang ini bisa terlihat dalam performa tim di pertandingan selanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.
Wapres Gibran dorong digitalisasi sekolah di Papua dan NTT. Fokus pada teknologi pendidikan dan peningkatan skill generasi muda.
SPMB Bantul 2026 resmi ditetapkan. Pendaftaran SMP full online dengan sistem RTO, ini syarat, jalur, dan kuotanya.
Hari Jadi Sleman ke-110 berlangsung meriah. Sri Sultan HB X tekankan refleksi dan pelestarian budaya di tengah modernisasi.