Polresta Sleman Jelaskan Duduk Perkara Viral Shinta Komala
Polresta Sleman menegaskan kasus viral Shinta Komala terdiri atas dua perkara berbeda, yakni dugaan penggelapan dan aduan etik polisi.
Pelatih Kepala PSS, Pieter Huistra./Istimewa -- PSS
Harianjogja.com, SLEMAN -- PSS Sleman merayakan hari jadinya yang ke-49 pada Selasa (20/5/2025) lalu. Klub yang berdiri 20 Mei 1976 tersebut menjelma sebagai kebanggaan masyarakat Bumi Sembada meski melalui berbagai dinamika dalam kancah sepak bola nasional.
Di momen ulang tahun ini, kado kemenangan ingin dipersembahkan Pelatih kepala PSS Sleman, Pieter Huistra kepada Super Elja.
"Harapan saya pada Sabtu nanti kami dapat memberikan hadiah istimewa untuk ulang tahun PSS, yakni meraih kemenangan dan memastikan tempat di Liga 1 musim depan," kata Huistra pada Selasa (20/5/2025).
"Itu akan menjadi pencapaian penting sekaligus hadiah bermakna untuk seluruh pendukung," imbuh dia.
Kemenangan atas Madura United di laga krusial itu lanjut Huistra menjadi kemenangan bermakna bagi suporter PSS. Pelatih yang memegang lisesnsi UEFA Pro itu juga menatap masa depan Super Elja dengan penuh ambisi.
Secara khusus Huistra bilang ingin membawa PSS meraih prestasi yang lebih baik musim depan.
BACA JUGA: Hasil Crystal Palace vs Wolves, Skor 4-2
"Tentu akan sangat membahagiakan bila kami bisa mempersembahkan hal tersebut. Tapi lebih dari itu, saya juga ingin membawa PSS meraih hasil yang lebih baik di musim berikutnya. Semoga ulang tahun ini menjadi titik awal menuju prestasi yang lebih baik," tuturnya.
Hampir setengah abad menyuguhkan permainan sepak bola, PSS telah menjadi simbol kebanggaan dan identitas masyarakat Sleman. Momen ulang tahun ini pun menjadi refleksi perjuangan dari masa ke masa. Huistra mengaku bangga menjadi bagian dari sejarah klub.
"Selamat ulang tahun ke-49 untuk PSS Sleman. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi sebuah klub yang memiliki sejarah panjang dan nilai tradisional yang kuat. PSS adalah klub yang terus berkembang dan saya merasa bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan ini," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menegaskan kasus viral Shinta Komala terdiri atas dua perkara berbeda, yakni dugaan penggelapan dan aduan etik polisi.
Kasus korupsi kredit fiktif di bank BUMN Banjarmasin rugikan negara Rp4,7 miliar. Tiga terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.