Tak Sekadar Sembelit, Ini Dampak Tubuh Kurang Makan Sayur
Jarang makan sayur tidak hanya menyebabkan sembelit, tetapi juga dapat meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, obesitas, hingga menurunkan daya tahan tu
Timnas putri Indonesia vs Taiwan/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Putri Indonesia resmi gagal melaju ke Piala Asia 2026, setelah pada pertandingan terakhir, kalah 1-2 dari Taiwan di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (5/7/2025) malam. Meski demikian, pelatih Timnas Putri Indonesia Satoru Mochizuki tetap mengapresiasi kinerja para pemain.
BACA JUGA: Timnas Putri Indonesia Siap Hadapi Taiwan
Sebab menurutnya, Timnas Putri Indonesia telah bekerja dengan sangat baik. Meskipun harus kalah dari Taiwan di laga terakhir Grup D Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026. Atas kekalahan tersebut, Garuda Pertiwi hanya mampu finis posisi ketiga di klasemen akhir Grup D.
“Walaupun dalam kondisi yang berat setelah 1 kali menang, 1 kali kalah, tapi kita sudah sepakat sama pemain untuk tidak menunduk, lebih angkat muka kita untuk berani bertarung dan mengincar kemenangan,” kata Mochizuki usai laga, dikutip Senin (7/7/2025).
“Walaupun kita kalah dan tidak bisa bicara banyak, awal-awal kita kira pertandingan akan dikuasai oleh mereka. Tapi ternyata pemain berjuang dengan baik, bermain dengan baik, bisa memberikan perlawanan yang baik. Maka saya ingin menguji para pemain untuk berjuang dengan baik,” sambungnya.
Gelandang Timnas Putri Indonesia, Helsya Maeisyaroh menjelaskan seluruh pemain telah memberikan kemampuan terbaiknya di lapangan. Dia mengapresiasi perjuangan rekan setimnya meski menelan kekalahan dari Taiwan dan gagal lolos ke Piala Asia Wanita 2026.
“Semua pemain memberikan yang terbaik, kita mengetahui agak sulit untuk melawan Taiwan, dan agak sulit untuk kesempatan kita lolos, tapi kita semua bisa buktikan bahwa kita juga berhak, dan kita juga layak untuk bermain di Asia, untuk bisa lebih berani lagi, dan ini kesempatan bagus buat kita juga buat seluruh pemain,” ujar Helsya.
“Saya hanya bisa apresiasi semua kerja keras teman-teman saya, apa pun hasil pertandingannya, saya apresiasi,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jarang makan sayur tidak hanya menyebabkan sembelit, tetapi juga dapat meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, obesitas, hingga menurunkan daya tahan tu
Dewan Pendidikan Kota Jogja meminta materi pencegahan perilaku berisiko disampaikan secara humanis dan tidak diskriminatif.
Pelaku penggelapan motor di Wates ditangkap di Stasiun Tugu Jogja saat hendak kabur ke Purwokerto menggunakan kereta api.
Sebanyak 50 pasien mengikuti operasi sumbing bibir gratis di Bekasi yang digelar Sido Muncul dan Smile Train Indonesia.
PSEL Piyungan diperkirakan membutuhkan investasi Rp2 triliun dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028 untuk mengolah 1.000 ton sampah per hari.
Syafiq Raif Muzaffar, siswa SLB di Bantul, meraih Juara I Nasional FLS3N Diksus kategori seni lukis melalui karya bertema budaya Yogyakarta.