PSIM Jogja Kejar Striker Asing, Negosiasi Masuk Tahap Krusial
PSIM Jogja masih memburu striker asing untuk Super League 2026/2027. Negosiasi dengan sejumlah pemain berlangsung, sementara lini depan menjadi prioritas utama.
Cahya Supriadi saat diumumkan bergabung PSIM Jogja. Ist/ Dok. PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja mengumumkan perekrutan Cahya Supriadi, kiper muda berusia 22 tahun yang juga aktif membela Tim Nasional Indonesia U-23. Kehadirannya akan melengkapi sektor penjaga gawang yang sudah diisi Harlan Suardi dan Khairul Fikri.
Manajer PSIM, Razzi Taruna, menilai Cahya merupakan tambahan penting bagi tim. Pengalaman tampil di level internasional menjadi nilai lebih yang diharapkan bisa berdampak positif. “Cahya ini kiper yang kita butuhkan. Dia kiper yang baik dan bisa bersaing dengan Harlan dan Fikri,” ujar Razzi, Selasa (15/7/2025).
Saat ini, Cahya masih mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas sebagai persiapan laga internasional. Manajemen berharap proses adaptasi berjalan lancar setelah ia kembali ke klub.
BACA JUGA: Kepala Pilar Tol Jogja-Solo Ditargetkan Selesai Dikerjakan Agustus 2025
“Harapannya, setelah dari TC bersama timnas, Cahya bisa segera bergabung dan apa yang dia dapat di sana bisa dibawa ke PSIM, serta bisa lebih berprestasi di sini,” ucap Razzi.
Cahya sendiri mengaku antusias menghadapi tantangan baru di Jogja. Ia menyebut atmosfer pendukung PSIM menjadi motivasi tersendiri. “Saya ingin mencari tantangan baru di musim ini. Kita tahu bahwa PSIM Jogja mempunyai fans yang sangat suportif. Ini yang memacu saya untuk bisa memberikan yang terbaik,” jelas Cahya.
Selain itu, Cahya menegaskan target pribadinya untuk membantu tim tampil lebih baik musim ini. Ia bertekad membawa PSIM Jogja bisa bersaing dengan tim-tim besar di Super League mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja masih memburu striker asing untuk Super League 2026/2027. Negosiasi dengan sejumlah pemain berlangsung, sementara lini depan menjadi prioritas utama.
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ditangkap KPK dalam OTT pada Selasa malam. Simak profil, perjalanan karier, serta laporan harta kekayaannya yang mencapai Rp21,
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
KPK menangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam OTT ke-18 sepanjang 2026. Penyidik masih mendalami kasus dan memiliki waktu 24 jam menentukan status pihak
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.