Polda DIY Dalami Dugaan Mafia Tanah di Sleman, Empat Saksi
Polda DIY memeriksa empat saksi dan menyurati BPN dalam penyelidikan dugaan mafia tanah yang menimpa ahli waris Komaridin di Sleman.
Penyerang PSS Sleman, Irvan Mofu saat berlatih bersama PSS Sleman./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN -- Menjelang bergulirnya Pegadaian Championship 2025/26, pemain PSS Sleman dalam motivasi tinggi untuk mengarungi kompetisi. Tak terkecuali Irvan Yunus Mofu, rekrutan anyar PSS yang ingin memberikan penampilan terbaiknya bagi Super Elja.
Bagi Mofu musim baru menjadi kesempatan yang luas untuk memberikan kontribusi terbaik bagi tim. Namun, Mofu harus bersaing dengan sejumlah penyerang lain yang ada di PSS Sleman.
Di gelaran Pegadaian Championship 2025/26, skuad Laskar Sembada mempunyai dua ujung tombak yakni Irvan Mofu dan Gustavo Tocantins. Dalam sejumlah laga pramusim yang telah dilakoni, tercatat Gustavo Tocantins kerap diturunkan sebagai starting line-up.
Pemain bernomor punggung 88 di skuad Super Elja itu menyatakan bahwa persaingan memperebutkan kesempatan bermain reguler menjadi hal wajar dalam sebuah klub sepak bola. Situasi ini justru menjadi motivasi tersendiri bagi pemain asal Manokwari tersebut agar bisa terus berkembang dan memberikan kemampuan maksimal untuk tim.
BACA JUGA: Spanyol Hajar Turki 0-6, Ini Kata Pelatih Luis de la Fuente
"Persaingan sudah biasa saya lakukan di sepak bola dengan siapa saja termasuk legiun asing," kata Mofu pada hari Rabu (10/9/2025) pagi di mess pemain.
Mofu melanjutkan jika hal yang terpenting saat ini ialah untuk selalu siap kapanpun saat dibutuhkan tin. Di level sepak bola profesional ketatnya persaingan di dalam interaksi tim tak bisa dihindarkan. Sehingga Mofu pun harus siap ketika bermain sebagai starting line-up atau bermain dari bangku pergantian.
"Hal terpenting, yaitu harus selalu siap kapanpun pelatih meminta saya bermain. Jadi tugas saya melakukan yang terbaik saat sesi latihan maupun pada saat bermain," tegasnya.
"Bermain berapa menit pun saya akan selalu siap terus," imbuhnya.
Mofu meyakini usaha kerasnya dalam meningkatkan penampilan di setiap sesi latihan menjadi poin positif bagi dirinya. Dia percaya bahwa di bawah besutan tim pelatih Super Elja dirinya bisa mengembalikan produktivitas golnya seperti saat membela Persipal Palu.
Di sisi lain, secara pribadi Mofu bertekad kuat membawa PSS Sleman kembali ke kompetisi level tertinggi sepak bola Indonesia. Bagi dia hal ini juga berdampak positif bagi karir sepak bolanya.
"Jika saya bisa berkontribusi lebih kepada PSS, hal itu bagus buat karir saya selanjutnya," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY memeriksa empat saksi dan menyurati BPN dalam penyelidikan dugaan mafia tanah yang menimpa ahli waris Komaridin di Sleman.
IHSG ditutup melemah 1,88 persen ke level 6.196,43 akibat meningkatnya tensi geopolitik Timur Tengah dan tarif baru Amerika Serikat.
Kementerian PU mulai menerapkan Aspal Buton 30% di sejumlah jalan tol strategis untuk mengurangi impor aspal dan menekan beban APBN.
Febrie Adriansyah memenuhi panggilan Kejagung sebagai saksi dalam kasus dugaan TPPU terkait temuan 74 kilogram emas di Sentul.
Peneliti keamanan menemukan malware SectopRAT menyebar lewat iklan Claude AI palsu di Bing. Sedikitnya 29 organisasi menjadi korban serangan siber ini.
Disnakertrans DIY menyiapkan Raperda jaminan sosial ketenagakerjaan untuk memperluas perlindungan pekerja informal di DIY.