Tol Jogja-Solo Ruas Trihanggo Ditargetkan Fungsional Saat Libur Nataru
Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman mencapai 90% dan ditargetkan fungsional saat libur Nataru 2026/2027.
PSS Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Jelang laga tandang PSS Sleman ke kandang Persiku Kudus, Manajemen PSS mengimbau para suporter untuk menaati regulasi larangan kehadiran bagi suporter tamu yang masih diberlakukan saat ini.
Manajemen PSS Sleman menyampaikan imbauan resmi kepada seluruh suporter terkait laga tandang melawan Persiku Kudus di pekan ke-2 Liga Pegadaian Championship 2025/2026. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Wergu Wetan, Kudus pada Minggu (21/9/2025) mendatang
Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti mengatakan imbauan tersebut manajemen sampaikan berdasarkan surat resmi dari Panitia Pelaksana Persiku Kudus Nomor: 058/PNPL/PRSK-S.O-SKL/IX/2025 tanggal 08 September 2025 perihal Penolakan Suporter Tim Tamu.
BACA JUGA : Pemkot Jogja Tingkatkan Kesehatan Masyarakat melalui Perbaikan RTLH
Dalam surat tersebut dijelaskan, seluruh suporter tim tamu, dalam hal ini PSS Sleman dilarang hadir ke Stadion Wergu Wetan, Kudus, baik di dalam maupun di sekitar area stadion. Jika suporter PSS Sleman yang telah memiliki tiket tidak diperbolehkan masuk stadion. Tiket dinyatakan hangus dan tidak dapat digunakan maupun di-refund.
"Manajemen PSS Sleman berharap seluruh suporter dapat menghormati keputusan ini demi kelancaran pertandingan serta menjaga nama baik PSS Sleman," kata Vita dalam siaran tertulisnya, Rabu (17/9/2025).
Vita berharap kepada seluruh pendukung PSS untuk mendoakan tim dari manapun para suporter berada. "Kami memohon kepada seluruh pihak, baik suporter, masyarakat Sleman, maupun pecinta sepak bola Indonesia, untuk terus memberikan dukungan moral, doa, dan energi positif dari manapun berada," ujarnya.
Di akhir, Vita berharap dengan doa dan semangat ini dari para suporter, PSS mampu membawa pulang poin penuh dari Kudus.
"Semoga dengan semangat kolektif ini, PSS Sleman mampu bermain maksimal dan pulang membawa kemenangan penuh [full point]," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman mencapai 90% dan ditargetkan fungsional saat libur Nataru 2026/2027.
BMKG memperbarui sebaran abu vulkanik Anak Krakatau Senin pagi. Abu terpantau hingga 50.000 kaki dan berpotensi mengganggu penerbangan.
BNPB menyiapkan OMC untuk membantu meluruhkan abu erupsi Anak Krakatau di Jakarta, Banten, dan Lampung setelah kondisi memungkinkan.
Iran akan menetapkan zona maritim terbatas baru di luar Selat Hormuz. Kapal yang masuk kawasan tersebut akan dimasukkan daftar sanksi.
DPRD Kota Jogja menyoroti biaya listrik dan pemeliharaan balai RW yang masih ditanggung warga secara swadaya dan meminta Pemkot turun tangan.
BMKG menyebut abu vulkanis Anak Krakatau berpotensi bergerak ke Jawa tergantung perubahan arah dan kecepatan angin.