Seto Nurdiantoro Jadi Direktur PSS Muda Akademi, Bidik Talenta Baru

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Rabu, 02 September 2026 21:17 WIB
Seto Nurdiantoro Jadi Direktur PSS Muda Akademi, Bidik Talenta Baru

Seto Nurdiyantoro / PSS Sleman

Harianjogja.com, SLEMAN— Seto Nurdiantoro mendapat tugas baru di lingkungan PSS Sleman. Mantan Pelatih Kepala Super Elja tersebut resmi dipercaya menjadi Direktur PSS Muda Akademi (PMA) untuk mengembangkan pembinaan pemain muda dan menyiapkan talenta potensial bagi tim senior.

Penunjukan Seto sebagai Direktur Akademi dikonfirmasi oleh Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti. Menurut Vita, Seto telah mulai menjalankan tugasnya sejak Senin (31/8/2026).

"Coach Seto sudah dipercaya diamanahkan menjadi Direktur Akademi untuk PSS Muda Akademi," kata Vita pada Selasa (1/9/2026) sore.

Vita mengatakan Seto sudah resmi bergabung dan menjalankan peran barunya di PMA sejak awal pekan. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat arah pembinaan akademi PSS Sleman.

"Sudah per kemarin 31 Agustus 2026 sudah onboard," terangnya.

Koordinasi dengan Tim Pelatih

Setelah resmi menjalankan tugas, Seto langsung melakukan koordinasi dengan jajaran pelatih dan tim PSS Muda Akademi. Pertemuan tersebut menjadi bagian awal dari prosesnya dalam menjalankan tanggung jawab sebagai Direktur Akademi.

"Terus hari ini tadi juga teman-teman dari tim pelatih dan teman-teman dari PMA itu sudah meeting bareng Coach Seto juga," ungkap Vita.

PSS Sleman berharap pengalaman Seto dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pemain-pemain muda. Akademi tidak hanya ditargetkan menjadi wadah pembinaan, tetapi juga diharapkan mampu menghasilkan pemain yang nantinya bisa memperkuat Super Elja.

PSS U-15 Juara Piala Soeratin DIY

Langkah pembinaan pemain muda PSS saat ini juga mendapat momentum positif. PSS U-15 baru saja meraih gelar juara Piala Soeratin DIY U-15.

Setelah kompetisi tersebut, tim akademi PSS akan menghadapi agenda berikutnya dengan tampil di Elite Pro Academy (EPA). Kompetisi tersebut direncanakan mulai bergulir pada November mendatang.

Keberadaan Seto di jajaran akademi diharapkan dapat semakin memperkuat kesinambungan pembinaan pemain dari kelompok usia muda menuju level profesional.

PSS Sleman juga memiliki target agar akademi dapat melahirkan pemain-pemain potensial yang nantinya memiliki jalur menuju tim utama. Dengan demikian, pemain muda tidak berhenti pada kompetisi usia dini, tetapi dapat berkembang hingga menjadi pesepak bola profesional bersama PSS Sleman.

Tim Satelit PSS

Vita menjelaskan, akademi PSS juga diharapkan dapat menjalankan fungsi yang lebih strategis sebagai tim satelit. Pemain-pemain yang berkembang di akademi nantinya dapat diproyeksikan untuk mendapat kesempatan promosi ke tim profesional.

"Harapannya kita kan sudah masuk di Liga 1, begitupun yang untuk U-15 juga masuk di kasta yang sama. Nah harapannya juga kita bisa berprestasi untuk teman-teman akademi, kemudian kita melahirkan bibit-bibit muda, kemudian sebisa mungkin itu nanti menjadi tim satelit yang nantinya akan kita promosikan menjadi professional player di PSS Sleman," tukasnya.

Dengan penunjukan Seto sebagai Direktur Akademi, PSS Sleman kini menempatkan pembinaan pemain muda sebagai bagian penting dari pengembangan klub. Pengalaman Seto di lingkungan sepak bola PSS diharapkan dapat membantu akademi membangun jalur pembinaan yang mampu menghasilkan pemain berkualitas untuk kebutuhan tim profesional.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online