Jangan Salah Paham, Ini Bedanya MHEV, HEV, PHEV, dan REEV
Masih bingung membedakan MHEV, HEV, PHEV, dan REEV? Simak penjelasan lengkap cara kerja, kelebihan, dan peran mesin bensin pada setiap teknologi mobil elektrifi
Marc Marquez menjadi pembalap tercepat pada sesi practice di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Jumat (15/8/2025). (MotoGP)
Harianjogja.com, JOGJA— Manajer Marc Marquez, Jimmy Martinez mengaku bahwa pembalap asal Spanyol tersebut berambisi besar untuk mempertahankan gelarnya di MotoGP 2026. Padahal, musim MotoGP 2025 baru saja usai dan pembalap Ducati Lenovo itu baru saja memastikan gelar Juara Dunia ketujuhnya.
BACA JUGA: Marc Marquez Segel Juara MotoGP 2025
Marquez mengunci titel kelas utama ketujuh setelah finis kedua di Twin Ring Motegi, Jepang, Minggu (28/9/2025). Hasil ini membuatnya mengumpulkan 541 poin, unggul 201 poin dari pesaing terdekatnya.
Gelar ini menyamai pencapaian legendaris Valentino Rossi (7 titel kelas utama). Marquez kini hanya tertinggal satu gelar dari pemegang rekor titel terbanyak, Giacomo Agostini (8 gelar).
"Dia sudah memikirkan tahun 2026, ini brutal," kata Jimmy seperti dilansir dari Motosan.
Jimmy Martinez mengungkapkan bahwa Marc Marquez masih memiliki ambisi yang tak terbatas di ajang balapan motor paling bergengsi di dunia. Fokusnya saat ini sudah jauh bergeser ke depan, demi memastikan ia dapat berjaya kembali pada MotoGP 2026.
Jika berhasil meraih gelar di MotoGP 2026, Marquez tidak hanya akan menyamai rekor Agostini, tetapi juga secara definitif melampaui catatan rival abadinya, Valentino Rossi. Pencapaian tersebut dipastikan akan mengakhiri perdebatan panjang mengenai siapa yang terbaik di antara Rossi vs Marquez.
"Dia pria yang tak kenal lelah dalam segala hal. Dia menonton TV dan melakukan sit-up, dia luar biasa. Sejujurnya, kami benar-benar merasakannya, bahkan ketika Anda sangat dekat dengannya, Anda tetap takjub," sambung Jimmy Martinez.
"Dia pria yang sekarang berada di level yang spektakuler," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Masih bingung membedakan MHEV, HEV, PHEV, dan REEV? Simak penjelasan lengkap cara kerja, kelebihan, dan peran mesin bensin pada setiap teknologi mobil elektrifi
Bakom menegaskan tata letak Sidang Kabinet Paripurna dirancang untuk memudahkan arahan Presiden Prabowo, bukan terkait kedudukan Wapres Gibran.
Pakar hukum pidana Universitas Trisakti menilai terdapat dugaan penggunaan skema safe house dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah.
Merawat rekam jejak perjalanan sejarah dari masa kolonial hingga era modern, Ambarrukmo Group resmi meluncurkan buku edisi kedua
Pemkot Jogja membentuk patroli sungai, memasang CCTV dan lampu untuk menindak pembuangan sampah liar di Sungai Code dan Gajah Wong.
Pembahasan mengenai pola asuh merupakan kelanjutan dari isu stunting yang selama ini banyak mendapat perhatian.