Anak Gajah Yuna Mati Diduga Terinfeksi Virus EEHV di Aceh
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Patrick Kluivert. - dok/PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA—PSSI belum menentukan sikap terkait nasib pelatih timnas Indonesia Patrick Kluivert seusai gagal membawa Indonesia ke Piala Dunia 2026. PSSI masih menunggu waktu Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI guna membahas masa depan pelatih timnas Indonesia Patrick Kluivert.
Wakil Ketua Umum PSSI 1 Zainuddin Amali mengisyaratkan rapat Exco PSSI tak akan digelar pekan ini. Itu terjadi karena Erick masih ada hajatan keluarga menikahkan putrinya akhir pekan ini.
"Oh iya tunggu Ketua Umum, kan beliau masih ada acara pernikahan. Mau menikahkan putrinya. Pernikahannya tanggal 18 dan 19 Oktober," kata Amali.
"Iya lho, kita juga harus ada rasa ini," ujarnya.
Pada Senin siang, manajer timnas Indonesia sekaligus Ketua Badan Tim Nasional Sumardji mengatakan nasib Kluivert dan tim kepelatihannya akan segera ditentukan dalam rapat Exco PSSI.
Sumardji menjelaskan, hal ini dilakukan menyusul rapor buruk pelatih asal Belanda itu yang gagal membawa Indonesia ke Piala Dunia 2026 setelah kalah 2-3 dari Arab Saudi 2-3 dan 0-1 dari Irak pada putaran keempat.
Amali menyatakan PSSI akan mengambil sikap terhadap langkah apa yang tepat dilakukan untuk menyikapi kegagalan pada Piala Dunia 2026 setelah ada laporan lengkap dari Ketua BTN.
"Kita tunggu dulu laporan dari Ketua BTN sekaligus manajer. Baru kita ambil sikap. Kan kita belum tahu laporan seperti apa," kata Amali.
Ia menambahkan, PSSI, juga tak bisa memutuskan nasib Kluivert secara sepihak meski ada tekanan besar dari suporter agar segera menyudahi kerja sama dengan pelatih berusia 49 tahun itu.
"Enggaklah. Ini kan organisasi. Kita harus mengambil keputusan bersama-sama. Tapi dasar kita mengambil keputusan dalam rapatnya Exco itu adalah laporan ketua BTN, sekaligus manajer timnas," jelas dia.
Saat disinggung apakah ada batas waktu pelaksanaan rapat Exco PSSI untuk membahas masa depan Kluivert, Amali hanya menjawab, "tiidak ada lambat-lambatnya. Ini sesiapnya".
Amali juga mengatakan "tanya dia, tidak tahu kita" saat ditanya apakah PSSI tahu apa alasan Kluivert dan tim kepelatihannya langsung memilih pulang ke Belanda setelah dua kekalahan di Jeddah, yang membuat Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.
Ford Australia tarik 13.907 unit Ranger karena side curtain airbag berisiko gagal mengembang. Pengiriman dan test drive dihentikan sementara. Perbaikan gratis m
Super League 2026/2027 akan diwarnai dominasi pelatih asing. Dari 18 klub peserta, hanya Isen Mulang FC yang menunjuk pelatih lokal, Ade Suhendra.