Polresta Sleman Tangkap Pelaku Begal Sadis di Pakem
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
Foto ilustrasi sepak bola dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, SLEMAN—Pertandingan PSS Sleman kontra Persipura pada babak pertama berakhir imbang dengan skor 0–0. Meski membangun sejumlah serangan, Super Elja belum mampu menembus ketatnya pertahanan tim Mutiara Hitam.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, PSS langsung menekan tim tamu. Bermain di hadapan 13.000 suporter, PSS memainkan pressing ketat sejak awal pertandingan.
Pada menit ke-6, PSS menciptakan peluang emas. Berawal dari tendangan Dominikus Dion yang ditepis kiper Persipura, bola jatuh ke arah Frederic Injai. Sayang, tendangan Injai masih mengenai mistar gawang.
Enam menit berselang, Dion kembali menciptakan peluang. Tendangan melengkung Dion yang diarahkan ke tiang jauh Persipura lagi-lagi berhasil dimentahkan kiper Adzib Al Hakim.
Hanya berselang satu menit, PSS kembali membuat peluang, kali ini dari kaki Injai. Pemain asal Prancis itu mengirimkan umpan chip terukur ke kotak penalti. Bola kiriman Injai disambut Gustavo Tocantins. Namun, bola yang diarahkan ke sisi kanan gawang Persipura itu kembali mampu dimentahkan Hakim.
Berusaha lepas dari tekanan, Persipura beberapa kali mencoba membangun serangan balik. Pada menit ke-31, pemain Persipura Ramai Rumakiek tinggal berhadapan dengan kiper PSS M. Fahri. Namun dalam situasi one-on-one tersebut, Fahri berhasil menepis tendangan Rumakiek. Persipura gagal memanfaatkan peluang menjadi gol.
Pada menit ke-42, PSS membalas serangan Persipura. Kali ini Riko Simanjuntak melepaskan tendangan melengkung yang kembali berhasil dihalau kiper Persipura.
Menjelang akhir babak pertama, M. Tahir yang berhadapan dengan mantan timnya mengeksekusi tendangan bebas. Tendangan terukur Tahir masih melambung di atas gawang Persipura. Hingga turun minum, skor tetap 0–0 untuk kedua tim.
Sebelumnya, dalam Pre-Match Press Conference, Pelatih Kepala PSS Sleman Ansyari Lubis menegaskan bahwa para pemainnya telah melupakan kekalahan pekan lalu. Fokus tim saat ini adalah memenangkan pertandingan kontra Persipura.
“Persiapan kami cukup bagus dan saya pikir seluruh pemain juga sudah melupakan kekalahan pertama kami di Lamongan. Kami semuanya sudah bertekad untuk bisa memenangkan pertandingan pada malam hari besok,” tegas Ansyari dalam Pre-Match Press Conference pada Jumat (31/10/2025).
Untuk meraih kemenangan itu, kerja keras, ditegaskan Ansyari, menjadi hal yang harus dimiliki oleh seluruh pemain Super Elja. Tanpa kerja keras, permainan tim bisa terdampak.
“Yang pasti semua pemain harus fokus dan bekerja keras, karena tanpa kerja keras dan kolektivitas akan berdampak pada permainan kami,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.