Kapan Waktu Terbaik untuk Sunat Anak? Ini Penjelasan Medis
Kapan waktu terbaik untuk sunat anak laki-laki? Kenali pertimbangan usia, manfaat, kondisi medis, dan hal yang perlu diperiksa sebelum sunat.
Marco Bezzecchi/MotoGP
Harianjogja.com, JOGJA—Marco Bezzecchi mengaku rahasia kemenangannya di MotoGP Portugal 2025 adalah meniru garis balap Alex Marquez saat Sprint Race.
Pembalap tim Aprilia Racing itu menyadari kekurangannya saat mengaspal di Sprint Race MotoGP Portugal 2025. Bezzecchi sukses jadi pemenang dalam balapan sepanjang 25 putaran di Sirkuit Internasional Algarve, Portimao, Portugal, Minggu 9 November 2025 malam WIB.
Ia mendominasi dari start hingga finis. Kemenangan ini membuatnya kokoh di P3 klasemen dengan 323 poin, unggul 35 poin dari Francesco Bagnaia menjelang seri terakhir. Penampilan luar biasa itu bertolak belakang dengan performa Bezzecchi di Sprint Race.
Ia harus puas finis ketiga setelah mengakui keunggulan Alex Marquez dan Pedro Acosta. Momen finis ketiga itulah yang justru menjadi pelajaran berharga. Usai balapan utama, Bezzecchi mengakui bisa memperbaiki garis balapnya saat lomba karena mencontek Alex Marquez. Ia meneliti dengan baik sepanjang 12 putaran saat Sprint Race.
“Anggap saja, saya punya kesempatan untuk melihat putarannya Alex (Marquez) kemarin (di Sprint Race),” kata Bezzecchi, melansir dari Crash, Selasa (11/11/2025).
“Dan sangat jelas, garis (balap) saya bukanlah yang terbaik (di Sprint Race),” aku pria berpaspor Italia tersebut.
Tak hanya itu, Bezzecchi menuturkan andil besar dari teknisi Aprilia dalam memodifikasi motornya. Setelan itu mampu membuatnya merasa nyaman hingga bisa melaju sekencang mungkin.
“Tapi, tentu saja para kru melakukan sesuatu untuk menolong saya, agar mengurangi agresivitas di motor,” terang Bezzecchi.
“Saya memiliki kepercayaan diri yang bagus dengan bagian depan, dengan modifikasi ini, dan semuanya langsung jadi lebih baik. Jadi, saya pikir ini gabungan dari keduanya,” tutupnya.
Berkat kemenangan itu, Bezzecchi kini berpeluang besar finis di posisi tiga klasemen akhir MotoGP 2025. Ia mengumpulkan 323 poin dan unggul 35 angka dari Francesco Bagnaia dengan satu seri tersisa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kapan waktu terbaik untuk sunat anak laki-laki? Kenali pertimbangan usia, manfaat, kondisi medis, dan hal yang perlu diperiksa sebelum sunat.
BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat di utara DIY hingga 29 Oktober 2026. BPBD menyiapkan pemetaan wilayah rawan bencana.
Dinkop UKM DIY menggandeng tour leader untuk meningkatkan kunjungan Teras Malioboro Ketandan melalui insentif, event, dan wisata budaya Pecinan.
Eko Suwanto mendorong integrasi APBD se-DIY untuk menekan kemiskinan, mengatasi pengangguran, dan memperluas lapangan kerja.
Polres Kulonprogo menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
MJO melintasi Pulau Jawa dan meningkatkan potensi awan hujan di DIY. BMKG mengingatkan warga waspada hujan sedang hingga lebat.