KA Bandara YIA Layani 24 Perjalanan pada Minggu 25 Oktober Ini Jadwal Lengkapnya
Jadwal KA Bandara YIA Minggu, 25 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Francesco Bagnaia / Reuters- John Nazca
Harianjogja.com, JOGJA—Francesco Bagnaia merespons secara dewasa insiden kehabisan bahan bakar di kualifikasi MotoGP Valencia 2025 dan siap menghadapi tantangan start dari P16.
Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, harus menghadapi nasib sial pada sesi Kualifikasi MotoGP Valencia 2025. Motornya kehabisan bahan bakar di tengah sesi, yang berakibat langsung pada kegagalannya untuk lolos dari Kualifikasi 1 (Q1).
Akibat insiden ini, "Pecco" – panggilan akrab Bagnaia – terpaksa harus memulai balapan dari posisi yang sulit, yaitu grid ke-16.
Yang mengejutkan, Bagnaia tidak menunjukkan kekecewaan atau menyalahkan timnya atas kesalahan perhitungan teknis tersebut. Sebaliknya, ia merespons dengan lapang dada dan kebijaksanaan yang mencerminkan mental seorang juara.
“Tahun lalu saya crash di Barcelona saat saya sedang memimpin, dan saya membuat tim kehilangan gelar juara dunia. Jadi, semua orang bisa membuat kesalahan—kesalahan saya bahkan lebih buruk,” ujar Bagnaia, seperti dikutip dari Crash.
Ia menambahkan, “Di kualifikasi, saya memulai dengan tidak fantastis tetapi pada percobaan kedua saya kehabisan bahan bakar. Jadi, ini sesuatu yang bisa terjadi karena semua orang bisa membuat kesalahan: saya membuat kesalahan, tim juga bisa membuat kesalahan, itu normal, itu bagian dari pekerjaan. Jadi, hal seperti ini bisa saja terjadi.”
Bagnaia mengakui bahwa insiden ini terasa lebih berat karena situasi musim yang sudah penuh tantangan. “Pada momen seperti ini, semuanya terlihat lebih buruk karena situasi dan musim ini memang sudah cukup berat, jadi tampak lebih buruk, tetapi ya beginilah adanya,” lanjutnya.
Bagnaia secara realistis mengakui bahwa start dari posisi 16 akan menjadi tantangan yang sangat besar, terutama di Sirkuit Ricardo Tormo yang dikenal sulit untuk menyalip.
“Kemudian, start dari posisi 16 di trek seperti ini yang sulit menyalip—jika Anda ingin menyalip, Anda akan crash atau bersenggolan, jadi sangat sulit,” sambung Bagnaia.
Kekhawatirannya terbukti dalam balapan sprint sehari sebelumnya, di mana ia hanya finis di posisi 14. Ia menjelaskan bahwa untuk bisa naik posisi, seorang pembalap harus memiliki kecepatan yang jauh lebih unggul.
“Anda harus jauh lebih kuat dan lebih cepat dari para pembalap di depan, dan jika Anda melihat kecepatannya, saya punya pace yang mirip Fabio (Quartararo) yang finis ketujuh. Jadi sulit membayangkan hasil yang berbeda jika Anda tidak jauh lebih cepat daripada pembalap di depan,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu, 25 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
MotoGP Malaysia 2026 berlangsung 30 Oktober–1 November di Sepang. Simak jadwal latihan, kualifikasi, sprint race, serta balapan Marc Marquez dan Veda Ega.
Alfamidi mengoperasikan 49 PLTS Atap, memangkas 2.976 ton emisi karbon, dan menghemat 2,2 juta lembar kertas hingga Juni 2026.
Melalui Incess for Humanity, Dompet Dhuafa dan Syahrini mendorong kolaborasi antara lembaga filantropi dan figur publik untuk memperkuat kepedulian sosial.
Progres penggantian Jembatan Kewek mencapai 73,009% per 25 Oktober 2026. Proyek ini ditargetkan selesai pada 25 Desember 2026.
Vaksincom menemukan 69,6% host PHP di Indonesia menggunakan versi kedaluwarsa. Kenali risiko PHP2Shell dan langkah mencegah peretasan.