Veda Ega Pratama Jatuh di Q2, Start Ke-18 di Motegi
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Fajar Fathur Rahman /Instagram
Harianjogja.com, SAMARINDA—Bek kanan andalan Borneo FC, Fajar Fathur Rahman, resmi mengakhiri kebersamaannya setelah lima tahun membela Pesut Etam, Rabu (31/12/2025).
Pemain berusia 23 tahun itu menyampaikan salam perpisahannya melalui unggahan emosional di akun Instagram pribadi miliknya. Ia mengakui bahwa meninggalkan klub yang telah membesarkan namanya adalah salah satu keputusan tersulit yang pernah ia ambil sepanjang karier sepak bolanya.
"Setelah 5 tahun bersama Borneo FC, saatnya bagi saya untuk menginformasikan bahwa hari ini menjadi hari terakhir saya menjadi bagian dari klub ini," tulis Fajar dalam keterangan unggahannya.
Fajar mengungkapkan bahwa Borneo FC telah membentuk karakternya dari seorang pemain muda menjadi pesepak bola profesional dengan mental yang kuat. Namun, ia merasa perlu mengambil langkah besar untuk berkembang di luar zona nyaman.
"Semua keputusan ini adalah tentang keluarga, mencari tantangan baru, membawa diri keluar dari zona nyaman, dan mendorong diri saya untuk lebih baik secara profesional maupun pribadi," jelasnya.
Fajar Fathur Rahman merupakan produk asli akademi Borneo FC yang berhasil menembus tim utama dan mengunci posisi reguler di sektor bek kanan. Dikenal dengan kecepatan luar biasa dan agresivitas saat membantu serangan, ia dianggap sebagai salah satu bek kanan potensial di tanah air. Performa konsistennya di Liga 1 juga membuatnya menjadi langganan Timnas Indonesia U-23.
Dalam pesan penutupnya, Fajar menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen klub, terutama Presiden Klub Nabil Husein Said Amin, jajaran pelatih, rekan setim, hingga para suporter Borneo FC.
"Saya merasa sangat diberkati karena telah diberikan kesempatan untuk mewujudkan impian saya di sini, serta beruntung untuk hidup bersama kalian semua," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal sebagai calon legenda sepak bola setelah Spanyol menang 3-1 atas Republik Ceko.
Indonesia menyampaikan sikap soal excess capacity, kerja paksa, dan MFN dalam Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Amerika Serikat.
Sebanyak 580 atlet dari Jawa Tengah dan DIY mengikuti kejuaraan pencak silat di Temanggung untuk pembinaan dan penjaringan bibit unggul.
DPRD Kota Jogja mendorong optimalisasi lahan perkotaan, pekarangan, dan aset pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan lokal.
Event di Jogja dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi kreatif dengan membuka peluang bagi UMKM, pekerja seni, dan pelaku usaha kreatif.