Anggaran DIY Tertekan, Sultan HB X Fokuskan Program yang Berdampak Besar
Pendapatan transfer DIY dalam RAPBD Perubahan 2026 turun Rp583,77 miliar. Sultan HB X menegaskan program berdampak besar tetap menjadi prioritas.
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel didampingi Fahreza Sudin saat konferensi pers usai laga melawan Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (10/1/2026). Ist/ Dok. PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA - PSIM Jogja menutup paruh musim Super League 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan usai membungkam tuan rumah Madura United 0-3 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (10/1/2026) malam, dalam laga yang diwarnai drama kartu merah.
Pertandingan tersebut diwarnai tiga kartu merah yang memengaruhi jalannya laga. Dua pemain Madura United, Miswar Saputra dan Nurdiansyah, harus meninggalkan lapangan lebih awal, sementara PSIM juga kehilangan bek asingnya, Franco Ramos.
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel mengakui timnya mendapat keuntungan dari dua kartu merah tuan rumah. Menurutnya, kartu merah begitu mempengaruhi jalannya laga.
“Saya rasa ini adalah pertandingan yang sangat dipengaruhi oleh kartu merah. Kami mendapatkan keuntungan dari situasi tersebut, terutama dari dua kartu merah yang diterima Madura,” kata Van Gastel saat konferensi pers usai laga.
Tambahan tiga poin ini membuat Laskar Mataram mengakhiri putaran pertama kompetisi di peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 30 poin dari 17 pertandingan. Ze Valente dan kawan-kawan terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen Borneo FC yang mengoleksi 37 poin.
Meski berada di papan atas, Van Gastel menegaskan PSIM belum berada pada level untuk berbicara soal perburuan gelar juara musim ini. Ia menilai timnya masih dalam tahap pengembangan.
“Saya rasa kami bukanlah tim yang akan bertarung untuk memperebutkan gelar juara. Kami belum cukup bagus dan belum sampai ke level itu,” tandasnya.
“Klub ini masih dalam tahap pengembangan. Namun di sisi lain, kami tampil cukup baik dengan berada di posisi keenam klasemen,” sambung Van Gastel.
Ia juga menyebut pencapaian ini patut dibanggakan mengingat PSIM berstatus sebagai tim promosi setelah 18 tahun berkutat di kasta kedua.
Kemenangan atas Madura United juga menjadi momen spesial bagi penggawa PSIM, Fahreza Sudin, yang mencatatkan namanya di papan skor. Ia mengaku senang bisa mendapat kepercayaan tampil dan berkontribusi bagi tim.
“Saya merasa sangat bahagia karena pelatih memberikan kepercayaan kepada saya untuk bermain dan saya bisa berkontribusi mencetak gol untuk tim. Tidak ada rahasia khusus, saya hanya bersyukur,” kata Sudin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan transfer DIY dalam RAPBD Perubahan 2026 turun Rp583,77 miliar. Sultan HB X menegaskan program berdampak besar tetap menjadi prioritas.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.
BMKG mengingatkan Jateng selatan mewaspadai hujan lebat, petir, angin kencang, dan puting beliung saat peralihan musim Oktober-November 2026.
DPR menerima surat pemberhentian Listyo Sigit sebagai Kapolri dan pengangkatan Kapolri baru. Komisi III menyetujui Suyudi Ario Bayu.
Suyudi Ario Seto diusulkan menjadi calon Kapolri. Simak harta kekayaan, profil, pendidikan, dan perjalanan kariernya.
Harga BBM Pertamina 1 Oktober 2026 masih sama seperti September. Cek harga Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, dan BBM lainnya.