Gempa 7 Magnitudo di NTT Terasa di Lombok, BMKG Keluarkan Peringatan
Gempa 7 magnitudo mengguncang NTT pada Sabtu pagi. Getaran terasa hingga Lombok dan BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami.
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel. - Harian Jogja/Ariq Fajar
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir Super League 2025/2026, namun pelatih Jean-Paul van Gastel menilai performa timnya masih berada di jalur yang realistis sebagai tim promosi dengan anggaran terbatas.
Dua kekalahan dari Borneo FC dan Persebaya Surabaya serta hasil imbang melawan Persis Solo menjadi catatan terkini PSIM di Super League. Meski demikian, Van Gastel meminta publik tidak melihat hasil secara parsial tanpa mempertimbangkan kualitas lawan dan kondisi tim.
Dikutip dari laman resmi klub, Senin (9/2/2026), pelatih asal Belanda tersebut menegaskan bahwa lawan-lawan yang dihadapi PSIM memiliki kedalaman skuad dan pengalaman yang mumpuni di kompetisi kasta tertinggi.
"Kami telah gagal menang tiga kali, itu benar. Tapi jika Anda melihat lawan kami, saya pikir Persebaya memiliki kedalaman skuad. Borneo ada di peringkat kedua klasemen punya pengalaman di liga tertinggi, dan Persis mampu merombak timnya secara signifikan," kata Van Gastel.
"Kami baru saja dipromosikan dengan budget kecil. Tapi menurut saya, apa yang dilakukan tim saya jauh lebih baik daripada apa yang orang-orang pikirkan," kata dia.
Khusus saat menghadapi Persis Solo, Van Gastel mengaku kecewa dengan hasil akhir karena Ze Valente dan kolega dinilai tampil dominan sepanjang pertandingan, tetapi gagal mengonversi peluang menjadi kemenangan.
"Hasilnya mengecewakan. Saya pikir kami menciptakan peluang yang cukup untuk memenangkan pertandingan ini. Tapi saya tidak bisa menyalahkan pemain-pemain saya," ungkap Van Gastel.
"Mereka telah melakukan segalanya. Pertandingan ini sebenarnya berjalan satu arah (kami mendominasi). Jika Anda melihat permainan hari ini, menurut saya, adalah suatu keajaiban bahwa kami tidak menang," katanya.
Van Gastel menilai performa PSIM Jogja di Super League 2025/2026 tetap menunjukkan perkembangan positif, terutama dalam aspek permainan dan daya saing di papan tengah klasemen.
Pada pekan ke-21 Super League, PSIM Jogja dijadwalkan bertandang ke markas Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (13/2/2026) pukul 15.30 WIB. Laga tandang tersebut menjadi peluang bagi PSIM untuk menghentikan tren tanpa kemenangan dan memperbaiki posisi di klasemen Super League 2025/2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa 7 magnitudo mengguncang NTT pada Sabtu pagi. Getaran terasa hingga Lombok dan BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami.
Kawah Sikidang dipadati wisatawan saat libur HUT RI. Kunjungan ke Dieng meningkat hingga 10.000 orang per hari saat akhir pekan.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Harga emas Pegadaian Sabtu 15 Agustus 2026 naik. Antam Rp2,782 juta, Galeri24 Rp2,677 juta, dan UBS Rp2,736 juta per gram.
Peringatan Memetri Kaistimewan 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY dimeriahkan dengan aksi donor darah di Pendopo Parasamya, Bantul Sabtu (15/8/2026).
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.