Kuota Internet Cepat Habis? Begini Cara Cek Aplikasi Boros Data
Kuota internet cepat habis? Cek aplikasi paling boros data di Android dan iPhone, lalu batasi penggunaan internet agar lebih hemat.
Francesco Bagnaia/ Ducati
Harianjogja.com, JOGJA—Dominasi Ducati di MotoGP 2025 diakui langsung oleh General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, sebagai musim yang sangat sukses. Namun di balik kejayaan tersebut, Ducati masih menyisakan pekerjaan rumah terkait performa Francesco Bagnaia.
Keberhasilan Marc Márquez merebut gelar juara dunia menjadi penegasan kekuatan pabrikan asal Borgo Panigale itu di lintasan. Ducati juga menyapu bersih gelar konstruktor dan mengantarkan Ducati Lenovo finis sebagai tim terbaik di kelas utama. Motor Desmosedici terbukti kompetitif di berbagai tangan pembalap.
“Seluruh pembalap kami bisa naik podium, dan empat di antaranya bisa memenangi balapan. Tentu saja itu adalah tahun yang indah,” ujar Gigi Dall’Igna dikutip dari Motosan.
Meski demikian, Dall’Igna tidak menutup mata terhadap kendala yang dialami Francesco Bagnaia sepanjang musim. Ia menilai tim belum mampu mengantar mantan juara dunia tersebut berada dalam kondisi teknis dan mental terbaik secara konsisten.
“Kami tidak bisa membawa Pecco ke kondisi di mana dia bisa tampil dengan performa terbaik. Terkadang hal-hal tidak berjalan seperti yang kita inginkan,” ungkapnya seusai menegaskan bahwa kesempurnaan bukan sesuatu yang bisa bertahan selamanya.
Memasuki MotoGP 2026, Ducati tetap menjadi pemasok motor bagi tiga tim utama, yakni Ducati Lenovo Team, BK8 Gresini Racing, dan Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Fokus pengembangan kini tertuju pada Desmosedici GP26 yang akan menjadi senjata enam pembalap andalan Ducati musim depan.
Seusai pengumuman line-up resmi, nama Francesco Bagnaia, Marc Márquez, hingga talenta muda Fermín Aldeguer dipastikan memperkuat skuad. Persaingan internal diprediksi makin sengit seiring ambisi Márquez mempertahankan gelar dan tekad Bagnaia kembali ke jalur kemenangan.
Dall’Igna menegaskan tantangan terbesar Ducati bukan hanya mempertahankan dominasi teknis, tetapi juga menjaga keseimbangan dukungan bagi seluruh pembalap. Harmoni tim menjadi kunci agar tren positif Borgo Panigale tetap berlanjut di tengah tekanan pabrikan rival pada MotoGP 2026.
Daftar Pembalap Ducati (Desmosedici GP26) Musim 2026:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kuota internet cepat habis? Cek aplikasi paling boros data di Android dan iPhone, lalu batasi penggunaan internet agar lebih hemat.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Minggu 18 Oktober 2026 tersedia untuk 5 rute. Simak jam keberangkatan dan tarif Rp80.000 per penumpang.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu, 18 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 18 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 18 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 18 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.