Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Potret pemain PSS Sleman berlatih di Lapangan Pakembinangun pada Jumat (6/3/2026)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Skuad Laskar Sembada kembali merumput di bawah arahan tim pelatih setelah menikmati jatah istirahat selama tiga hari penuh.
Agenda latihan yang digelar pada Jumat (6/3/2026) ini difokuskan sepenuhnya untuk mengembalikan kebugaran performa penggawa PSS Sleman yang sempat meliburkan aktivitas fisik intensif.
Langkah meliburkan tim tersebut sebelumnya menjadi bagian dari strategi manajemen untuk menyegarkan kondisi mental sekaligus fisik pemain di tengah ketatnya persaingan papan atas Pegadaian Championship 2025/2026.
Memasuki fase krusial kompetisi, keseimbangan antara istirahat dan latihan menjadi kunci utama bagi tim kebanggaan warga Sleman ini agar tetap konsisten bersaing di jalur perebutan juara.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis, menjelaskan bahwa setelah masa jeda tersebut, seluruh pemain langsung diberikan porsi latihan khusus pemulihan.
Dalam sesi perdana ini, Ansyari memberikan apresiasi terhadap level kesiapan para pemainnya yang dinilai tetap terjaga dengan sangat baik meski baru saja menjalani masa libur.
"Yang pasti kami hari ini recovery training, karena kemarin baru setelah libur latihan dan saya lihat kondisi anak-anak cukup bagus," terang Ansyari ditemui di Lapangan Pakembinangun pada Jumat (6/3/2026).
Meskipun materi yang diberikan belum menyentuh level beban yang berat, tim pelatih secara bertahap mulai meningkatkan ritme latihan di lapangan.
Progres positif ditunjukkan oleh Kim Jeffrey Kurniawan dan kolega yang membuktikan komitmen mereka dalam menjaga profesionalisme selama masa rehat.
"Intensitas tidak tinggi tapi kita progres pelan-pelan. Artinya pemain ketika balik dari liburan mereka bisa jaga kondisi," tegasnya.
Dalam pantauan di lokasi latihan, komposisi skuad tampak hampir lengkap dengan kehadiran mayoritas pemain utama. Akan tetapi, Ansyari mengatakan ada satu pemain yang absen dalam latihan karena masih dalam pemulihan cedera.
"Ini yang tidak bisa latihan cuma Mofu. Mofu kemarin ada hamstring, tapi kayaknya paling dua tiga hari lah sudah bisa [berlatih] lagi," tutur sang pelatih mengonfirmasi kondisi terkini lini tengah timnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.