KIP Kuliah 2026 Mulai Cair, Ini Hak dan Larangannya
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Kendal Tornado vs PSS Sleman/Instagram: PSS Sleman
Harianjogja.com, SOLO—PSS Sleman harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Kendal Tornado FC dengan skor 1-1 dalam lanjutan Championship 2025/2026 di Stadion Sriwedari, Minggu (29/3/2026).
Kegagalan meraih kemenangan ini dipicu oleh kelengahan dalam mengantisipasi bola mati yang berujung pada gol balasan cepat dari tuan rumah.
PSS sebenarnya tampil solid di babak kedua dan mampu membuka keunggulan melalui gol Riko Simanjuntak pada menit ke-51. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan sesaat.
Hanya berselang satu menit, Kendal Tornado FC langsung menyamakan skor lewat gol Dimas Sukarno (52’) yang memanfaatkan situasi set piece.
Pelatih PSS, Ansyari Lubis, menilai hilangnya fokus saat menghadapi bola mati menjadi pekerjaan rumah utama timnya.
“Kita bisa ambil keunggulan, tapi problem kita yang harus dievaluasi lagi di bola mati tadi kita lengah. Itu yang membuat pertandingan jadi seri,” ujar Ansyari seusai laga.
Ia menegaskan bahwa secara permainan, tim sudah menjalankan instruksi dengan baik, namun detail kecil justru menjadi penentu hasil akhir. Meski gagal menang, Ansyari tetap mengapresiasi perjuangan pemain.
“Ini pertandingan krusial karena lawan langsung kompetitor. Satu poin tetap bernilai, apalagi di fase akhir seperti ini. Margin satu poin itu sangat menentukan di akhir kompetisi,” tambahnya.
Riko Simanjuntak menilai hasil imbang merupakan gambaran jalannya pertandingan yang berlangsung ketat.
“Kita sempat unggul, tapi mereka cepat membalas. Sampai akhir pertandingan berjalan ketat. Saya rasa ini hasil yang adil,” kata Riko.
Ia juga menegaskan bahwa posisi tim masih berada di jalur yang tepat dalam perburuan target promosi.
“Yang penting kita masih on the track. Ke depan kita harus maksimalkan pertandingan kandang dan tidak boleh kehilangan poin,” tegasnya.
Hasil imbang ini membuat PSS Sleman harus lebih waspada dalam menjaga posisi di papan atas klasemen. Dengan kompetisi yang semakin ketat, setiap poin menjadi sangat krusial dalam menentukan peluang promosi ke kasta tertinggi musim depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.
Anggaran infrastruktur Kulonprogo 2026 naik signifikan. Jalan, pasar, sekolah hingga padat karya ikut meningkat.