Gagal Penalti Berujung Teror Pembunuhan, Ini Kata Federasi Kolombia
Jaminton Campaz terima ancaman pembunuhan usai Kolombia tersingkir dari Piala Dunia 2026. Federasi kecam keras dan minta kejaksaan usut tuntas kasus ini.
Trofi Piala Dunia - ist/FIFA
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti 1-4 dari Bosnia Herzegovina pada final play-off zona Eropa. Hasil ini memperpanjang absennya Gli Azzurri dari panggung sepak bola dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica, berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan sebelum akhirnya ditentukan melalui adu penalti. Kekalahan ini terasa semakin pahit karena Italia terakhir kali tampil di Piala Dunia pada 2014.
Sebelumnya, Italia juga gagal lolos pada edisi 2018 dan 2022 setelah tersingkir di fase play-off masing-masing oleh Swedia dan Makedonia Utara. Kini, negara dengan empat gelar juara dunia itu kembali harus menyaksikan turnamen dari rumah.
Scaloni: Italia Seperti Negara Saudara
Kesedihan atas kegagalan ini tidak hanya dirasakan di Italia. Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengaku turut merasakan duka mendalam.
Scaloni memiliki ikatan emosional dengan Italia karena pernah berkarier di kompetisi Serie A bersama klub seperti Lazio dan Atalanta.
“Saya punya kerabat di Italia, dan apa yang terjadi di Italia membuat saya sedih,” ujar Scaloni, dikutip dari Football Italia.
Ia menegaskan bahwa Italia memiliki kedekatan historis dengan Argentina sehingga absennya Gli Azzurri terasa seperti kehilangan bagi publik Argentina.
“Negara itu adalah negara saudara bagi Argentina. Mereka sangat peduli kepada kami. Italia adalah kekuatan dunia, jadi kenyataan bahwa mereka tidak hadir sulit diterima,” katanya.
Scaloni juga menyinggung aspek kontroversial dalam kekalahan tersebut yang dinilainya menambah rasa kecewa.
“Ini menyedihkan karena cara kejadiannya tidak adil; ini adalah kenyataan yang sulit diterima,” tegasnya.
Gattuso Terpukul, Minta Maaf ke Publik
Di sisi lain, pelatih Italia, Gennaro Gattuso, mengaku terpukul atas kegagalan ini.
“Ini terasa sakit, tapi saya bangga pada pemain saya. Mereka tidak layak mendapatkan hasil seperti ini karena sudah berjuang maksimal,” ujar Gattuso.
Legenda AC Milan itu menilai kegagalan ini sebagai kemunduran besar bagi sepak bola Italia. Ia bahkan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik.
“Ini kemunduran besar. Secara pribadi, saya minta maaf karena tidak berhasil membawa tim ini lolos,” katanya.
Tiga Kegagalan Beruntun Italia
Berikut catatan kegagalan Italia di babak play-off Piala Dunia dalam tiga edisi terakhir:
- 2018: kalah agregat 0-1 dari Swedia
- 2022: kalah 0-1 dari Makedonia Utara
- 2026: kalah adu penalti 1-4 dari Bosnia Herzegovina (1-1)
Rangkaian hasil ini menjadi catatan kelam bagi Italia yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia dengan empat gelar juara.
Terkait masa depannya, Gattuso belum memberikan kepastian. Ia menegaskan fokus utama saat ini adalah mengevaluasi kegagalan dan membangun kembali kekuatan tim.
Sementara itu, pernyataan solidaritas dari Scaloni menunjukkan bahwa absennya Italia bukan hanya kehilangan bagi satu negara, tetapi juga bagi dunia sepak bola. Harapan kini tertuju pada kebangkitan Gli Azzurri di edisi berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jaminton Campaz terima ancaman pembunuhan usai Kolombia tersingkir dari Piala Dunia 2026. Federasi kecam keras dan minta kejaksaan usut tuntas kasus ini.
Marc Marquez menang MotoGP Jerman 2026 di Sachsenring, Alex Marquez crash di lap 10. Ogura dan Fernandez di podium. Simak hasil dan analisisnya.
BTS "Swim" digugat di AS karena dituding jiplak lagu demo. BigHit Music bantah keras dan siap tempuh hukum. Musikolog Ed Sheeran jadi saksi ahli.
Argentina vs Inggris di semifinal Piala Dunia 2026. Rivalitas sengit dari Tangan Tuhan hingga kartu merah Beckham, saksikan duel Messi vs Bellingham
UMY menonaktifkan sementara dosen Farmasi yang diduga terlibat kasus pelecehan. Investigasi internal kampus dan Satgas PPKPT masih berlangsung.
Lagu rap Erling Haaland "Kygo Jo" jadi No.1 Spotify Norwegia usai di-remix Kygo. Simak kisah di balik lagu yang dibuat saat remaja ini.