Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis. - dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN— Rotasi besar yang dilakukan PSS Sleman mulai menunjukkan hasil positif, sekaligus membuka opsi baru di skuad menjelang empat laga sisa yang krusial.
Langkah ini terlihat saat laga melawan Persipal pada akhir pekan lalu, ketika Pelatih Kepala Ansyari Lubis melakukan perubahan signifikan dalam komposisi pemain.
Bek andalan Fachruddin Aryanto yang sebelumnya selalu menjadi starter dalam 10 pertandingan, kali ini dicadangkan sejak awal laga.
Tak hanya itu, total lima pergantian pemain dilakukan dalam pertandingan tersebut sebagai bagian dari strategi tim.
Nama Riko Simanjuntak dan Figo Dennis diistirahatkan saat jeda pertandingan.
Kemudian pada menit ke-60, Frederic Injai dan Saiful Djoge ditarik keluar.
Pergantian berlanjut pada menit ke-75 saat Kevin Gomes digantikan oleh Salman.
Menurut Ansyari, keputusan tersebut bukan sekadar eksperimen, melainkan bagian dari strategi jangka pendek sekaligus persiapan menghadapi jadwal padat.
“Ya, ini bagian dari strategi kami ya. Karena kami tahu ada empat pertandingan lagi, banyak pemain yang punya jam terbang sedikit ya jadi itu yang kami mainkan,” ujarnya dalam konferensi pers seusai laga pada Sabtu (4/4/2026).
Ia menilai rotasi ini memberi kesempatan bagi pemain lain untuk menambah pengalaman sekaligus menjaga kondisi tim tetap kompetitif.
Hasilnya pun dinilai memuaskan. Pemain pengganti mampu tampil baik dan menjaga performa tim di lapangan.
“Hasilnya juga cukup memuaskan, mereka bisa menggantikan pemain yang tidak bermain. Saya kira penampilan Jajang juga luar biasa,” katanya.
Ansyari menambahkan, rotasi ini membuat tim memiliki lebih banyak pilihan tanpa bergantung pada satu atau dua pemain inti.
Dengan kondisi tersebut, PSS Sleman kini memiliki kedalaman skuad yang lebih fleksibel untuk menghadapi sisa kompetisi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.