Messi Digaji Rp462 Miliar di MLS, Son Heung-min Kalah Jauh
Lionel Messi menjadi pemain bergaji tertinggi MLS 2026 dengan pendapatan Rp462 miliar per tahun, jauh meninggalkan Son Heung-min.
Logo BRI Super League. - Ist
Harianjogja.com, BANTUL— Malut United melontarkan protes keras terhadap keputusan wasit dalam laga melawan PSIM Jogja pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (10/5/2026) malam.
Kontroversi muncul menjelang akhir babak pertama ketika wasit meninjau tayangan VAR pada menit ke-45+12. Setelah melihat ulang insiden di kotak penalti Malut United, wasit memutuskan terjadi handball yang dilakukan pemain asing Malut United, Angulo Mosquera.
Keputusan itu berujung penalti untuk PSIM sekaligus kartu merah bagi Angulo. Penalti kemudian berhasil dieksekusi Ze Valente pada menit ke-45+13 dan membawa PSIM unggul 1-0 hingga turun minum.
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, mengaku kecewa terhadap keputusan perangkat pertandingan, terutama terkait pemberian kartu merah kepada anak asuhnya. Menurut dia, timnya masih bisa menerima keputusan penalti, namun kartu merah dianggap berlebihan.
“Seperti yang sudah kita lihat pertandingan, saya juga bingung apa yang diambil decision sama oknum itu. Karena menurut saya, kalaupun itu penalti kita enggak akan komplain,” ujar Hendri usai pertandingan.
Hendri menyebut pihaknya mempertanyakan alasan di balik pemberian kartu merah tersebut. Ia juga menilai penjelasan dari perangkat pertandingan tidak masuk akal.
“Kenapa yang kita pertanyakan? Apa yang dapat kartu merah itu yang kita pertanyakan. Dan jawaban dari mereka tidak realistis menurut saya,” katanya.
Situasi semakin berat bagi Malut United karena harus bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit setelah kartu merah tersebut. Meski berada dalam tekanan, Hendri tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang dinilai tetap berjuang hingga akhir pertandingan.
“Bukan karena kekalahan, tapi apa pun juga saya salut dengan pemain-pemain saya. Dengan sembilan pemain, tetap kita fight sampai akhir. Saya respek buat pemain saya,” ucapnya.
PSIM Jogja akhirnya memastikan kemenangan 2-0 setelah Andy Irfan mencetak gol kedua pada menit ke-90+5. Di akhir pernyataannya, Hendri Susilo juga melontarkan sindiran terkait kepemimpinan wasit pada pertandingan tersebut.
“Mungkin cara itu, caranya seperti itu buat mengalahkan Malut. Saya pikir seperti itu,” tutupnya.
Kontroversi keputusan VAR dan kartu merah dalam pertandingan ini kembali memunculkan sorotan terhadap kualitas kepemimpinan wasit di kompetisi sepak bola Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lionel Messi menjadi pemain bergaji tertinggi MLS 2026 dengan pendapatan Rp462 miliar per tahun, jauh meninggalkan Son Heung-min.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.