Bantuan Modal Usaha Tanpa Agunan 2026, Ini Syarat dan Cara Mengajukannya
Pelaku UMKM bisa mempelajari pilihan bantuan modal usaha tanpa agunan, dokumen yang perlu disiapkan, cara pengajuan, serta ketentuan KUR 2026.
Veda Ega Pratama /Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Veda Ega Pratama mendapatkan keuntungan penting dalam persaingan Moto3 World Championship 2026 setelah pebalap Spanyol Brian Uriarte dijatuhi sanksi diskualifikasi dari seluruh hasil balapan di Seri Catalunya. Keputusan tersebut membuat pebalap asal Gunungkidul itu naik satu posisi di klasemen sementara dan menjaga peluangnya bersaing di papan atas.
Perubahan klasemen ini menjadi perkembangan terbaru yang cukup berarti bagi Veda di musim debutnya. Selain menambah motivasi, naiknya posisi pebalap binaan Astra Honda tersebut menunjukkan bahwa persaingan Moto3 musim ini masih sangat terbuka.
Sanksi terhadap Brian Uriarte diumumkan setelah Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) menyelesaikan sidang lanjutan di Hongaria terkait pelanggaran regulasi teknis yang terjadi pada Seri Catalunya.
Dilansir dari Crash.net, masalah bermula ketika pemeriksaan teknis pasca-kualifikasi menemukan motor KTM milik Uriarte menggunakan oli mesin yang tidak sesuai dengan regulasi resmi Moto3. Dalam aturan FIM, seluruh tim wajib menggunakan pelumas dari pemasok tunggal yang telah ditunjuk tanpa modifikasi maupun tambahan apa pun.
Ketentuan tersebut berlaku untuk seluruh bagian mesin, termasuk crankcase, gearbox, dan kopling. Regulasi ini diterapkan untuk menjaga kesetaraan performa antar peserta di kelas Moto3.
Setelah temuan tersebut muncul, Uriarte sempat mengajukan banding dan meminta analisis sampel kedua atau Sampel B. Namun hasil pemeriksaan laboratorium tetap menunjukkan kesimpulan yang sama dengan sampel sebelumnya.
Berdasarkan hasil tersebut, FIM Steward memutuskan mendiskualifikasi Uriarte dari seluruh sesi kualifikasi dan balapan di Catalunya. Akibatnya, seluruh poin yang diperoleh pebalap Red Bull KTM Ajo itu di seri tersebut dinyatakan hangus.
Padahal, Uriarte tampil impresif di Catalunya dengan memulai balapan dari posisi ketiga dan finis di urutan keempat. Hasil tersebut sebelumnya menjadi salah satu penyumbang penting poinnya di klasemen musim ini.
Sebelum dijatuhi sanksi, Uriarte menempati peringkat keempat klasemen sementara Moto3 dan hanya terpaut 78 poin dari pemimpin klasemen, Maximo Quiles. Namun setelah diskualifikasi diberlakukan, posisinya merosot hingga peringkat kedelapan.
Kondisi tersebut secara otomatis menguntungkan Veda Ega Pratama yang berhasil naik satu tingkat di papan klasemen. Meski belum mengubah peta persaingan gelar secara signifikan, tambahan posisi tersebut menjadi modal penting bagi pebalap asal Wonosari untuk terus mengumpulkan poin pada seri-seri berikutnya.
Bagi penggemar balap motor Indonesia, perkembangan ini menjadi kabar yang cukup menggembirakan. Veda yang terus beradaptasi dengan kompetisi dunia kini memiliki peluang lebih baik untuk memperbaiki posisinya di klasemen akhir musim.
Di sisi lain, diskualifikasi Uriarte menjadi peringatan keras bagi seluruh tim Moto3 mengenai pentingnya kepatuhan terhadap regulasi teknis. Penggunaan oli mesin merupakan salah satu aspek yang diawasi secara ketat karena berpotensi memengaruhi performa kendaraan.
Direktur Teknis FIM memiliki kewenangan mengambil sampel pelumas dari tim mana pun secara acak dan sewaktu-waktu. Kasus yang menimpa Uriarte menunjukkan bahwa pelanggaran sekecil apa pun dapat berujung pada sanksi berat dan kehilangan poin penting dalam perburuan gelar juara dunia.
Ironisnya, hukuman tersebut datang tidak lama setelah Uriarte merayakan kemenangan Grand Prix pertamanya di Sirkuit Mugello, Italia. Euforia kemenangan itu kini harus dibayar mahal dengan hilangnya seluruh hasil yang diperoleh pada seri sebelumnya.
Sementara itu, perhatian publik Indonesia kini tertuju pada langkah Veda Ega Pratama dalam memanfaatkan momentum tersebut. Dengan jadwal balapan yang masih panjang, konsistensi meraih poin akan menjadi faktor utama yang menentukan sejauh mana pebalap asal Gunungkidul itu mampu bersaing dengan para rivalnya di Moto3 musim 2026
Dampak sanksi:
| Pebalap | Posisi Sebelum Sanksi | Posisi Sesudah Sanksi | Dampak Poin / Posisi |
| Maximo Quiles | Peringkat 4 | Peringkat 1 | Jarak poin dengan pesaing terdekat semakin melebar |
| Brian Uriarte | Peringkat 4 | Peringkat 8 | Seluruh poin di Seri Catalunya hangus total |
| Veda Ega Pratama | Peringkat 7 / 8 | Naik 1 Peringkat (Peringkat 6 / 7) | Mendapat tambahan motivasi di musim debutnya |
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelaku UMKM bisa mempelajari pilihan bantuan modal usaha tanpa agunan, dokumen yang perlu disiapkan, cara pengajuan, serta ketentuan KUR 2026.
Lebih dari 1.600 karyawan Apple Italia mogok kerja saat peluncuran iPhone 18 Pro. Serikat pekerja menuntut perbaikan kondisi kerja.
Pasar Burung Singosaren Bantul menambah pasaran Paing sejak September 2026 untuk memberi ruang transaksi lebih banyak bagi pedagang dan penghobi.
Cara perpanjang SIM A dan C online lewat SINAR. Simak tahapan, dokumen, tes kesehatan, psikologi hingga pembayaran PNBP.
Menhut Raja Juli Antoni mencabut izin lima perusahaan terkait karhutla di Kalimantan. Total konsesi mencapai 92.464 hektare.
Banjir bandang melanda Arosuka, Solok, Senin malam. SAR Padang mengirim personel dan peralatan untuk penanganan awal serta evakuasi.