Masih Sulit Menabung Bisa Jadi Tanda Posisi Ekonomi Anda
Penurunan kemiskinan ekstrem di Indonesia menyoroti lima indikator yang sering digunakan untuk mengenali kondisi kelas menengah bawah dan kelas bawah.
Ilustrasi wasit./freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Wasit yang bertugas di Piala Dunia 2026 disebut bakal menerima bayaran fantastis mencapai US$100.000 atau sekitar Rp1,799 miliar. Selain honor per pertandingan, FIFA juga menyiapkan bonus tambahan bagi pengadil lapangan yang dipercaya memimpin laga hingga fase-fase krusial turnamen.
Berdasarkan laporan The Times, besaran bayaran tersebut meningkat signifikan dibandingkan edisi sebelumnya. Semakin banyak pertandingan yang dipimpin hingga babak akhir turnamen, semakin besar pula total pendapatan yang dapat diperoleh seorang wasit.
Laporan tersebut menyebutkan nilai pembayaran pada Piala Dunia 2026 hampir dua kali lipat dibandingkan kompensasi yang diterima wasit pada Piala Dunia 2014.
Untuk turnamen tahun ini, FIFA menunjuk 52 wasit utama yang akan bertugas sepanjang kompetisi. Mereka akan memimpin total 104 pertandingan yang berlangsung mulai fase grup hingga partai final.
Selain wasit utama, FIFA juga menugaskan 88 asisten wasit serta 30 petugas Video Assistant Referee (VAR) untuk mendukung jalannya pertandingan.
Namun tidak semua wasit yang terpilih dapat menjalankan tugasnya. Wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, dilaporkan gagal bertugas setelah ditolak masuk di perbatasan Amerika Serikat dan dipulangkan ke Istanbul.
Aturan Baru di Piala Dunia 2026
Selain menyiapkan kompensasi lebih besar bagi perangkat pertandingan, FIFA bersama International Football Association Board (IFAB) juga menerapkan sejumlah perubahan aturan pada Piala Dunia 2026.
Perubahan tersebut ditujukan untuk mengurangi praktik membuang waktu, menekan tindakan diskriminatif, meningkatkan tempo pertandingan, serta memperbaiki pengalaman pemain dan penonton.
Beberapa aturan baru yang diterapkan antara lain:
Kebijakan baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pertandingan sekaligus memperkuat integritas kompetisi sepak bola terbesar di dunia itu.
Dengan bayaran yang lebih besar dan tanggung jawab yang semakin berat, peran wasit pada Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi salah satu sorotan sepanjang turnamen berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penurunan kemiskinan ekstrem di Indonesia menyoroti lima indikator yang sering digunakan untuk mengenali kondisi kelas menengah bawah dan kelas bawah.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.