Google Masuk Hollywood, AI Gemini Disiapkan Lewat Film dan Serial
Google masuk ke industri film lewat program 100 Zeros untuk memperkenalkan AI dan Gemini melalui film serta serial televisi.
Instagram: England
Harianjogja.com, JOGJA— Inggris harus puas mengakhiri babak pertama dengan skor 0-0 saat menghadapi Ghana dalam pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB.
Tim asuhan Thomas Tuchel tampil dominan sejak menit awal. Namun, rapatnya pertahanan Ghana membuat berbagai upaya The Three Lions gagal menghasilkan gol hingga turun minum.
Inggris Kuasai Penguasaan Bola
Inggris langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Duet Declan Rice dan Elliot Anderson mampu mengontrol permainan dari lini tengah dan membuat Ghana lebih banyak bertahan di area sendiri.
Hingga menit ke-18, penguasaan bola Inggris bahkan mencapai 88 persen. Meski demikian, dominasi tersebut belum mampu diterjemahkan menjadi peluang yang benar-benar membahayakan gawang Ghana.
Peluang terbaik Inggris pada babak pertama hadir pada menit ke-14 ketika Rice melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang yang dijaga Benjamin Asare.
Ghana Bertahan Disiplin
Strategi bertahan yang diterapkan pelatih Carlos Queiroz berjalan efektif. Ghana tampil dengan blok pertahanan rendah dan menempatkan banyak pemain di area pertahanan untuk meredam tekanan Inggris.
Barisan belakang yang dikawal Gideon Mensah dan Jerome Opoku mampu mengantisipasi serangan-serangan yang dibangun dari kedua sisi lapangan.
Bahkan para pemain depan Ghana seperti Antoine Semenyo, Jordan Ayew, dan Inaki Williams lebih sering membantu pertahanan dibanding melakukan tekanan di area lawan.
Madueke Kesulitan Menembus Sisi Kiri Ghana
Salah satu duel menarik sepanjang babak pertama terjadi di sektor sayap antara Noni Madueke dan Gideon Mensah.
Madueke beberapa kali mencoba menusuk dari sisi kanan serangan Inggris, tetapi pengawalan ketat Mensah membuat peluang-peluang tersebut gagal berkembang.
Peluang terbaik Inggris kembali muncul pada menit ke-37. Madueke mengirimkan umpan silang yang disambut Rice melalui sundulan. Namun, bola kembali melambung dan gagal mengarah ke gawang.
Selain itu, sejumlah percobaan tembakan jarak jauh pemain Inggris juga mampu diblok pertahanan Ghana sebelum mencapai area berbahaya.
Babak Kedua Diprediksi Lebih Terbuka
Hasil imbang tanpa gol hingga turun minum menjadi tantangan tersendiri bagi Inggris yang mengincar kemenangan kedua di fase grup.
Dengan dominasi permainan yang belum membuahkan hasil, Tuchel berpotensi melakukan perubahan taktik maupun pergantian pemain untuk meningkatkan kreativitas serangan pada babak kedua.
Di sisi lain, Ghana tampaknya akan tetap mengandalkan organisasi pertahanan yang disiplin sembari menunggu peluang serangan balik maupun situasi bola mati untuk mencuri gol.
Jika skor bertahan hingga akhir laga, persaingan di Grup L dipastikan semakin ketat menjelang pertandingan terakhir fase grup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google masuk ke industri film lewat program 100 Zeros untuk memperkenalkan AI dan Gemini melalui film serta serial televisi.
Inggris gagal mengalahkan Ghana usai bermain imbang 0-0 pada laga Grup L Piala Dunia 2026. Kiper Benjamin Asare tampil gemilang menahan gempuran The Three Lions
Program perbaikan RTLH Kota Jogja terus dikebut. Sebanyak 173 rumah dibantu APBD dan APBN dengan target rampung pada November 2026.
Inggris mendominasi permainan tetapi gagal mencetak gol. Ghana menahan skor 0-0 hingga babak pertama Grup L Piala Dunia 2026.
Cristiano Ronaldo mencetak dua gol saat Portugal menang 5-0 atas Uzbekistan dan memecahkan tiga rekor bersejarah di Piala Dunia 2026.
Enam proyek Inpres Jalan Daerah di DIY telah rampung dengan anggaran Rp8,79 miliar. Infrastruktur ini memperkuat konektivitas dan ekonomi daerah.