Venezuela Diguncang Gempa M 7,2 dan M 7,5, Potensi Korban Jiwa Besar
Dua gempa besar M 7,2 dan M 7,5 mengguncang Venezuela. Caracas mengalami kerusakan luas, status darurat nasional diberlakukan, dan operasi penyelamatan masih be
Instagram: Onsoranje
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Belanda tampil meyakinkan pada babak pertama pertandingan terakhir Grup F Piala Dunia 2026 melawan Tunisia, Jumat (26/6/2026) pagi WIB. De Oranje unggul 2-0 saat turun minum berkat gol bunuh diri Ellyes Skhiri dan gol ketiga Brian Brobbey di turnamen ini.
Meski Tunisia sempat mengancam pada awal pertandingan, Belanda perlahan mengambil alih kendali melalui penguasaan bola yang dominan dan tekanan konsisten di area pertahanan lawan.
Tunisia sebenarnya memperoleh peluang pertama ketika pertandingan baru berjalan dua menit. Hazem Mastouri berhasil menusuk dari sisi kiri sebelum mengirim umpan silang yang disambut Mohamed Gharbi. Namun, penyelesaian akhirnya masih melambung di atas mistar gawang Bart Verbruggen.
Belanda merespons dengan sangat cepat. Pada menit ketiga, serangan dari sektor sayap berujung petaka bagi Tunisia setelah bola mengenai Ellyes Skhiri dan berbelok masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut membawa De Oranje unggul 1-0 sekaligus mengubah jalannya pertandingan.
Keunggulan cepat membuat pasukan Ronald Koeman bermain semakin percaya diri. Hanya empat menit berselang, Belanda kembali mencetak gol. Berawal dari umpan Virgil van Dijk ke kotak penalti, Brian Brobbey yang berdiri tanpa kawalan sukses menaklukkan kiper Tunisia dari jarak dekat.
Gol tersebut menjadi gol ketiga Brobbey sepanjang Piala Dunia 2026 dan mempertegas perannya sebagai salah satu tumpuan lini depan Belanda.
Tertinggal dua gol, Tunisia berusaha memberikan respons. Pada menit ke-12, Anis Ben Slimane melepaskan sundulan memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan. Namun, bola masih mengarah tepat ke pelukan Verbruggen.
Peluang lain hadir tiga menit kemudian melalui serangan balik cepat. Mastouri gagal menjangkau umpan silang yang mengarah ke depan gawang sehingga kesempatan emas kembali terbuang.
Sementara itu, Belanda terus mengontrol tempo permainan. Penguasaan bola mereka mendominasi sebagian besar jalannya babak pertama. Tijjani Reijnders, Ryan Gravenberch, hingga Donyell Malen beberapa kali mencoba menambah keunggulan, tetapi belum mampu mengubah skor.
Memasuki pertengahan babak pertama, De Oranje semakin nyaman memainkan bola di wilayah pertahanan Tunisia. Rangkaian operan pendek dan penguasaan bola panjang membuat Tunisia lebih banyak bertahan dan menunggu peluang serangan balik.
Meski demikian, Tunisia masih sempat menciptakan beberapa peluang berbahaya. Pada menit ke-35, Mohamed Gharbi mengirim umpan silang yang nyaris dimanfaatkan Mastouri sebelum Verbruggen keluar dari sarangnya untuk mengamankan bola.
Peluang terbaik Tunisia hadir pada menit ke-38. Ali Abdi mengirim bola ke depan gawang yang berhasil menemukan Ben Slimane. Namun, lini belakang Belanda melakukan intersep krusial sebelum pemain Tunisia tersebut melepaskan tembakan.
Menjelang turun minum, intensitas pertandingan sedikit menurun. Belanda tetap mendominasi penguasaan bola, sementara Tunisia kesulitan menciptakan peluang bersih di area pertahanan lawan.
Skor 2-0 untuk keunggulan Belanda bertahan hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan.
Jepang vs Swedia Masih Imbang
Di pertandingan lain Grup F yang berlangsung bersamaan di Dallas Stadium, Jepang dan Swedia masih bermain imbang tanpa gol pada babak pertama.
Kedua tim tampil hati-hati dan lebih fokus menjaga keseimbangan permainan. Peluang terbaik Jepang hadir melalui Daizen Maeda, sementara Swedia mengancam lewat tembakan Bernhardsson yang masih mampu diamankan Zion Suzuki.
Swedia juga kehilangan Isak Hien yang mengalami cedera setelah sebelumnya menerima kartu kuning. Bek tersebut terpaksa digantikan Lucas Bergvall sebelum babak pertama berakhir.
Hingga turun minum, skor Jepang vs Swedia tetap 0-0.
Klasemen Sementara Grup F
Dengan hasil sementara ini, Belanda berada dalam posisi sangat menguntungkan untuk mengamankan tiket ke fase gugur. Namun, persaingan Grup F masih terbuka karena hasil pertandingan Jepang kontra Swedia dapat memengaruhi posisi akhir klasemen.
Babak kedua diperkirakan berlangsung lebih menarik. Tunisia masih membutuhkan gol untuk menjaga harapan, sementara Jepang dan Swedia harus berani mengambil risiko jika ingin mengamankan posisi terbaik di grup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua gempa besar M 7,2 dan M 7,5 mengguncang Venezuela. Caracas mengalami kerusakan luas, status darurat nasional diberlakukan, dan operasi penyelamatan masih be
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.