Shakira Ajak Warga Bersatu Setelah Gempa Dahsyat di Kolombia
Shakira menyampaikan dukungan untuk korban gempa M 7,4 di Kolombia yang menewaskan lebih dari 111 orang dan merusak sejumlah kota.
Harry Kane./uefa.com
Harianjogja.com, JOGJA— Harry Kane kembali mengukuhkan statusnya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia setelah resmi meraih penghargaan Sepatu Emas Eropa 2025/2026. Striker Bayern Munich tersebut menjadi pencetak gol terbanyak di kompetisi liga domestik Eropa dan sukses memenangkan penghargaan bergengsi itu untuk kedua kalinya dalam kariernya.
Penghargaan tersebut dijadwalkan diserahkan pada 19 Agustus 2026 di FC Bayern Museum, yang berada di kompleks Allianz Arena, markas Bayern Munich.
Keberhasilan ini membuat kapten Timnas Inggris itu masuk dalam kelompok eksklusif pemain yang mampu memenangkan Sepatu Emas Eropa lebih dari satu kali. Sebelumnya, Kane juga meraih penghargaan yang sama pada musim 2023/2024.
Dengan tambahan gelar tersebut, nama Kane kini sejajar dengan sejumlah legenda sepak bola dunia yang pernah mendominasi daftar pencetak gol terbaik Eropa.
Cetak 36 Gol di Bundesliga
Musim 2025/2026 menjadi salah satu periode terbaik dalam karier Kane.
Penyerang berusia 33 tahun itu tampil luar biasa bersama Bayern Munich dengan mencetak 36 gol di Bundesliga, sekaligus mengantarkan klub berjuluk Die Roten meraih sejumlah gelar penting.
Selain menjuarai Bundesliga, Bayern Munich juga sukses mengangkat trofi Franz Beckenbauer Supercup dan DFB-Pokal.
Pada partai final DFB-Pokal yang berlangsung di Berlin, Kane tampil sebagai bintang lapangan setelah mencetak hat-trick dan memastikan gelar juara untuk Bayern Munich.
Ketajamannya sepanjang musim juga membuatnya keluar sebagai pencetak gol terbanyak di kompetisi tersebut.
Torehan 73 Gol dalam Semusim
Produktivitas Kane tidak hanya terlihat di level klub.
Jika seluruh pertandingan bersama Bayern Munich dan Timnas Inggris digabungkan, ia mencatatkan 73 gol dan delapan assist dari 65 pertandingan kompetitif sepanjang musim 2025/2026.
Jumlah tersebut menjadi salah satu pencapaian individu terbaik dalam sepak bola modern.
Catatan 73 gol itu bahkan menempatkan Kane sebagai pemain dengan jumlah gol terbanyak kedua dalam satu musim pada abad ke-21.
Ia hanya berada di bawah Lionel Messi, yang mencetak 73 gol bersama Barcelona pada musim 2011/2012.
Pencapaian tersebut semakin mempertegas konsistensi Kane sebagai salah satu penyerang paling produktif di dunia dalam beberapa tahun terakhir.
Mengikuti Jejak Gerd Muller dan Robert Lewandowski
Harry Kane juga menambah daftar pemain Bayern Munich yang pernah memenangkan Sepatu Emas Eropa.
Sebelumnya, penghargaan itu pernah diraih oleh dua legenda klub, yakni Gerd Muller dan Robert Lewandowski.
Gerd Muller memenangkan Sepatu Emas Eropa pada musim 1969/1970 dan 1971/1972.
Sementara itu, Lewandowski meraih penghargaan yang sama secara beruntun pada musim 2020/2021 dan 2021/2022.
Kini Kane menyusul jejak kedua nama besar tersebut dengan mengoleksi dua Sepatu Emas Eropa dalam kurun tiga musim bersama Bayern Munich.
Keberhasilannya menunjukkan bahwa ia telah menjadi salah satu striker paling berpengaruh dalam sejarah modern klub asal Jerman tersebut.
Bukti Ketajaman Kane Belum Memudar
Saat memutuskan meninggalkan Tottenham Hotspur pada musim panas 2023 dan bergabung dengan Bayern Munich, banyak pihak mempertanyakan langkah yang diambil Kane.
Namun, dalam waktu singkat, ia berhasil membuktikan keputusan tersebut sebagai langkah yang tepat.
Dua gelar Sepatu Emas Eropa, sederet trofi domestik, serta konsistensi mencetak gol menjadi bukti nyata kontribusinya bersama Bayern Munich.
Meski masih memburu gelar Liga Champions yang belum berhasil diraih, Kane tetap menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di sepak bola Eropa.
Pada usia 33 tahun, produktivitasnya belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.
Dengan performa yang terus terjaga, Kane masih berpeluang menambah koleksi gol maupun penghargaan individu pada musim-musim mendatang, termasuk peluang untuk meraih Sepatu Emas Eropa ketiga dalam kariernya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Shakira menyampaikan dukungan untuk korban gempa M 7,4 di Kolombia yang menewaskan lebih dari 111 orang dan merusak sejumlah kota.
Desil 1 hingga 4 dalam DTSEN menjadi prioritas penerima PKH, BPNT, BLT Kesra, dan beras 10 kg pada Agustus 2026.
Gempa M7,4 guncang Kolombia, 132 tewas dan 570 luka. 86 bangunan runtuh, 7 bandara lumpuh. Presiden de la Espriella tetapkan status darurat nasional.
Yaqut Cholil menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi kuota haji. KPK akan mengurai konstruksi perkara dan potensi kerugian Rp622 miliar.
YouTube Shorts kini bisa menghasilkan uang. Simak syarat monetisasi 2026: 1.000 subscriber, 10 juta views 90 hari, dan hindari 7 jenis konten terlarang
Harga LCGC Agustus 2026 naik. Ayla termurah Rp141,2 juta, Agya Rp174,3 juta, Brio S CVT Rp184,5 juta. Cek daftar lengkap kenaikan harga di sini.