Veda Ega Pratama Jatuh di Q2, Start Ke-18 di Motegi
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Suporter Paraguai/Instagram: Fifaworldcup
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Paraguai menetapkan hari libur nasional pada Selasa (30/6/2026) setelah tim nasionalnya mencetak kemenangan bersejarah atas Jerman pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut diambil langsung oleh Presiden Santiago Peña sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan tim berjuluk Los Guaraníes yang melaju ke babak 16 besar.
Kemenangan Paraguai terjadi melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 setelah bermain imbang sepanjang waktu normal dan perpanjangan waktu. Hasil ini sekaligus memicu gelombang perayaan di seluruh wilayah negara Amerika Selatan tersebut.
Dalam pernyataan resminya melalui akun X, Peña menyebut hari tersebut sebagai momen kebanggaan nasional.
“Hari ini, seluruh negeri merayakan,” tulis Peña seperti dikutip dari CNA.
Ia menegaskan bahwa kemenangan tersebut bukan sekadar capaian olahraga, melainkan cerminan identitas bangsa Paraguai.
“Negeri ini merayakan kemenangan sebuah tim yang mewakili bagian terdalam dari identitas kami: kegigihan, keyakinan, dan kekuatan rakyat yang tidak pernah menyerah.”
Keputusan Politik di Balik Euforia Sepak Bola
Peña menambahkan bahwa pemerintah tidak bisa bersikap acuh terhadap pencapaian yang dinilai luar biasa tersebut. Menurutnya, perayaan nasional diperlukan agar masyarakat dapat merasakan langsung momen bersejarah itu secara bersama-sama.
“Pemerintah tidak dapat bersikap acuh terhadap pencapaian luar biasa ini,” tegasnya. “Perlu memfasilitasi berkumpulnya seluruh rakyat Paraguai untuk merayakan hari bersejarah ini.”
Langkah tersebut menjadikan Paraguai sebagai salah satu negara yang memberikan apresiasi formal terhadap keberhasilan tim nasional di ajang Piala Dunia 2026.
Kiper Jadi Pahlawan Kemenangan
Di lapangan, Paraguai tampil disiplin sepanjang pertandingan melawan Jerman. Pertahanan solid dan ketenangan dalam adu penalti menjadi kunci kemenangan.
Kiper menjadi sosok sentral setelah menggagalkan dua eksekusi penalti pemain Jerman, sebelum akhirnya José Canale memastikan kemenangan melalui tendangan penentu di babak sudden death.
Euforia Nasional di Seluruh Negeri
Kemenangan tersebut memicu perayaan besar di berbagai kota Paraguai. Bendera nasional dikibarkan di jalan-jalan, sementara warga turun ke ruang publik untuk merayakan keberhasilan tim nasional mereka.
Situasi ini disebut sebagai salah satu euforia terbesar dalam sejarah sepak bola Paraguai, terlebih karena kemenangan terjadi di fase gugur melawan tim besar seperti Jerman.
Sebelumnya, euforia serupa juga terjadi di Ekuador yang menetapkan hari libur nasional setelah kemenangan atas Jerman di fase grup. Namun bagi Paraguai, kemenangan di babak gugur memiliki makna lebih besar karena menentukan kelanjutan langkah mereka di turnamen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Harga iPhone 15 dan iPhone 16 turun Rp1,5 juta pada awal Oktober 2026. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan kabar iPhone 18.
Eksim dapat berlangsung lama dan berulang. Kenali pemicu serta perubahan kondisi kulit untuk membantu mencegah kekambuhan.
Bolt.new mengakuisisi startup AI asal San Francisco, Dokai, untuk memperkuat agen AI dan kemampuan platform menangani workflow enterprise.
Sejarah dan budaya dinilai memperkuat wisata gastronomi Indonesia. Kuliner Jogja menjadi contoh makanan yang memiliki cerita dan filosofi.
BPBD Kota Jogja mendorong pengaktifan kembali kentongan sebagai alat peringatan dini bencana berbasis masyarakat saat komunikasi terganggu.