Skandal Prostitusi Anak di Italia, Bastoni dan 3 Pemain Lain Diperiksa

Jumali
Jumali Rabu, 01 Juli 2026 14:17 WIB
Skandal Prostitusi Anak di Italia, Bastoni dan 3 Pemain Lain Diperiksa

Alessandro Bastoni /Instagram: Intermilan

Harianjogja.com, JOGJA—Alessandro Bastoni menjadi sorotan setelah namanya masuk dalam penyelidikan yang dilakukan Kejaksaan Milan terkait dugaan prostitusi anak di bawah umur. Bek Inter Milan tersebut telah menerima avviso di garanzia atau pemberitahuan resmi bahwa dirinya menjadi subjek investigasi, namun hingga kini belum ada dakwaan yang diajukan dan statusnya masih dilindungi asas praduga tak bersalah.

Perkembangan ini menjadikan Bastoni sebagai pesepak bola pertama yang diketahui masuk dalam lingkup penyelidikan terkait dugaan aktivitas sebuah perusahaan penyelenggara acara di Cinisello Balsamo yang diduga digunakan sebagai kedok jaringan layanan pendamping bagi kalangan VIP.

Penyelidikan tersebut dipimpin oleh wakil jaksa Bruna Albertini dan jaksa Rosaria Stagnaro. Fokus utama aparat adalah menelusuri aktivitas perusahaan yang diduga menawarkan paket hiburan eksklusif bagi pelanggan tertentu di sejumlah lokasi mewah di Milan maupun luar Italia.

Nama Bastoni muncul dalam proses investigasi karena dugaan adanya kontak dengan seorang gadis yang saat itu berusia 17 tahun. Namun hingga kini, berbagai fakta dalam penyelidikan masih terus diuji oleh penyidik.

Salah satu poin penting yang muncul dalam pemberitaan Football Italia adalah keterangan dari perempuan tersebut yang disebut membantah adanya hubungan fisik dengan Bastoni. Fakta itu menjadi bagian dari materi yang masih didalami oleh aparat penegak hukum.

Di sisi lain, pengacara Bastoni juga menyampaikan bahwa kliennya membantah memiliki hubungan dengan seseorang yang diketahuinya masih di bawah umur. Tim kuasa hukum menyatakan masih menunggu rincian lengkap penyelidikan sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.

Kasus ini berkembang dari penyelidikan terhadap perusahaan acara yang diduga menyelenggarakan pesta eksklusif bagi kalangan VIP. Berdasarkan dugaan penyidik, layanan yang ditawarkan tidak hanya mencakup acara hiburan dan akomodasi, tetapi juga aktivitas lain yang kini sedang diperiksa aparat.

Sebelumnya, aparat telah menahan empat orang yang diduga terkait dengan operasional jaringan tersebut. Mereka disebut berperan dalam penyelenggaraan acara, pengaturan peserta, hingga aspek keuangan yang berkaitan dengan aktivitas yang sedang diselidiki.

Dalam pengembangan perkara, Guardia di Finanza juga memanggil sejumlah pesepak bola lain untuk dimintai keterangan. Nama Daniel Maldini, Riccardo Calafiori, dan Kevin Bonifazi disebut dalam proses tersebut.

Namun, ketiganya berstatus saksi dan tidak sedang diselidiki sebagai tersangka. Pemanggilan dilakukan untuk membantu penyidik memperoleh informasi tambahan terkait aktivitas jaringan yang tengah diperiksa.

Penyidik saat ini masih melakukan analisis terhadap perangkat elektronik dan dokumen yang telah disita. Sejumlah nama dari lingkungan sepak bola Italia disebut muncul dalam proses pemeriksaan, tetapi aparat menegaskan tidak semua nama yang muncul dalam dokumen otomatis terkait dengan pelanggaran hukum.

Karena penyelidikan masih berlangsung, belum ada kesimpulan hukum yang dapat ditarik terhadap Bastoni maupun pihak lain yang namanya disebut dalam perkara ini. Hasil akhir akan bergantung pada temuan penyidik dan proses hukum yang masih berjalan di Italia dalam beberapa waktu ke depan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online