HIPMI Jogja Dorong Pengusaha Muda Tembus Pasar Lebih Luas
BPC HIPMI Kota Yogyakarta mempertemukan lebih dari 50 peserta pitching dengan investor melalui Jogja Investment Arena 2026.
Pemain Timnas Portugal Cristino Ronaldi menghampiri pemain Timnas Kroasia Luka Modric sesuai pertandingan, Jumat (3/7/2026). /Tangkapan Layar.
Harianjogja.com, JOGJA— Portugal memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Kroasia dengan skor 2-1 dalam laga babak 32 besar yang diwarnai drama VAR pada menit-menit akhir pertandingan, Jumat (3/7/2026). Gol penyeimbang Kroasia di masa injury time dianulir setelah wasit menyatakan terjadi offside usai meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR).
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit pertama. Portugal dan Kroasia silih berganti membangun serangan, tetapi solidnya pertahanan kedua tim membuat tidak ada gol yang tercipta sepanjang babak pertama. Skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Kroasia berhasil memecah kebuntuan lebih dahulu pada menit ke-53 melalui Ivan Perišić. Gol tersebut membawa tim yang dipimpin Luka Modric unggul 1-0 sekaligus meningkatkan tekanan terhadap Portugal.
Portugal kemudian meningkatkan intensitas permainan untuk mengejar ketertinggalan. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah tim berjuluk Selecao das Quinas memperoleh hadiah penalti pada menit ke-68. Cristiano Ronaldo yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan mengubah skor menjadi 1-1.
Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Portugal justru mencetak gol kemenangan. Gonçalo Ramos memanfaatkan kelengahan lini belakang Kroasia untuk menjebol gawang lawan pada menit ke-90+4 dan membawa Portugal berbalik unggul 2-1.
Drama VAR Batalkan Gol Kroasia
Kroasia sempat menghidupkan harapan pada detik-detik akhir setelah berhasil mencetak gol penyeimbang menjadi 2-2 melalui serangan cepat. Namun, wasit menghentikan selebrasi pemain Kroasia untuk meninjau proses gol menggunakan teknologi Video Assistant Referee (VAR).
Setelah melakukan pemeriksaan, wasit memutuskan menganulir gol tersebut karena salah seorang pemain Kroasia lebih dahulu berada dalam posisi offside sebelum proses gol terjadi. Keputusan itu memastikan skor tetap 2-1 untuk kemenangan Portugal hingga laga berakhir.
Secara statistik, Portugal tampil lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 62 persen dan melepaskan 15 tembakan. Sementara Kroasia mencatatkan 13 tembakan, dengan tujuh di antaranya mengarah tepat ke gawang melalui skema serangan balik. Hasil ini mengantarkan Portugal ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, sedangkan Kroasia harus mengakhiri perjuangannya pada fase 32 besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPC HIPMI Kota Yogyakarta mempertemukan lebih dari 50 peserta pitching dengan investor melalui Jogja Investment Arena 2026.
Stray Kids kembali mencetak sejarah di Billboard 200. "This & That" jadi album ke-9 mereka yang debut di posisi No. 1, menyamai rekor Rolling Stones. Baca selen
MotoGP berencana mengurangi jumlah seri di Eropa dan memperluas balapan ke berbagai negara demi menciptakan kalender yang lebih global.
Di tengah riuh dan ketidakpastian kondisi ekonomi yang dihadapi bersama, sebuah momen menyentuh terjadi di kawasan Nol Kilometer Yogyakarta.
OpenAI diproyeksi meraih pendapatan Rp713 triliun pada 2026. Pertumbuhan terbesar datang dari pelanggan korporasi dan bisnis iklan AI.
Megawati Soekarnoputri memimpin upacara HUT ke-81 RI di Sekolah Partai PDIP dan mengajak peserta mendoakan korban gempa di NTT.