Harga Murah dan Jeratan Pidana, Ini Bahaya Beli Kendaraan STNK Only
Beli kendaraan STNK Only tanpa BPKB? Risiko pidana penadahan dengan ancaman 4 tahun penjara dan denda Rp500 juta. Simak penjelasan OJK dan Polri.
Australia vs Mesir/REUTERS-Hannah Mckay
Harianjogja.com, JOGJA— Timnas Mesir mencatat sejarah baru di Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Australia melalui adu penalti dengan skor 4-2 pada babak 32 besar. Hasil tersebut memastikan langkah The Pharaohs ke babak 16 besar sekaligus mengakhiri penantian panjang sejak penampilan terakhir mereka di fase tersebut pada 1934.
Pertandingan yang berlangsung di Dallas Stadium, Dallas, berjalan ketat dan penuh tekanan. Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal dan perpanjangan waktu berakhir, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Mesir tampil lebih meyakinkan pada babak pertama dan berhasil membuka keunggulan pada menit ke-20. Emam Ashour mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambut umpan Karim Hafez dengan sundulan yang gagal diantisipasi lini pertahanan Australia.
Gol tersebut membuat Mesir semakin percaya diri. Wakil Afrika itu mampu mengontrol tempo permainan dan membatasi peluang yang dimiliki Australia hingga turun minum.
Namun, situasi berubah setelah jeda. Australia meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-55. Upaya menghalau bola yang dilakukan Mohamed Hany justru berakhir di gawang sendiri sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Gol bunuh diri tersebut membangkitkan semangat Socceroos. Australia mulai lebih agresif menekan pertahanan Mesir, sementara tim Afrika itu mengandalkan serangan balik untuk mencari peluang tambahan.
Meski kedua tim silih berganti menyerang, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga waktu normal berakhir. Pertandingan pun berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Pada extra time, duel berlangsung lebih hati-hati. Kedua tim tampak enggan mengambil risiko terlalu besar karena satu kesalahan kecil bisa berujung pada kegagalan melangkah ke babak berikutnya.
Australia bahkan melakukan pergantian penjaga gawang menjelang akhir perpanjangan waktu dengan memasukkan Mat Ryan sebagai persiapan menghadapi adu penalti. Namun strategi tersebut tidak cukup untuk mengubah hasil akhir pertandingan.
Saat penentuan dari titik putih, para eksekutor Mesir tampil lebih tenang. Mereka berhasil memaksimalkan peluang yang dimiliki, sementara Australia gagal mengonversi seluruh kesempatan yang tersedia.
Mesir akhirnya menutup adu penalti dengan kemenangan 4-2 dan memastikan satu tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Keberhasilan ini menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Mesir. Setelah menunggu selama 92 tahun, mereka akhirnya kembali menembus fase gugur Piala Dunia dan menjaga asa untuk melangkah lebih jauh di turnamen paling bergengsi tersebut.
Hasil tersebut juga mempertegas kebangkitan Mesir di Piala Dunia 2026. Setelah tampil impresif sejak fase grup, kemenangan atas Australia membuat mereka kini menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan pada babak selanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Beli kendaraan STNK Only tanpa BPKB? Risiko pidana penadahan dengan ancaman 4 tahun penjara dan denda Rp500 juta. Simak penjelasan OJK dan Polri.
Dua pemuda tertangkap warga saat mencuri besi proyek KDMP di Bantul. Polisi dalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain.
Mesir mengalahkan Australia 4-2 lewat adu penalti dan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. The Pharaohs mengakhiri penantian sejak 1934.
Cek jadwal KRL Solo–Jogja Sabtu 4 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, perjalanan fleksibel.
Kecelakaan di Gedong Kuning Bantul tewaskan satu pengendara. Diduga akibat melawan arus, satu korban lainnya luka serius.
Jadwal KRL Jogja–Solo Sabtu 4 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan fleksibel.