Ferrari Makin Cepat, Russell: Saya Hanya Bisa Finis Kedua dari Leclerc

Jumali
Jumali Senin, 13 Juli 2026 08:37 WIB
Ferrari Makin Cepat, Russell: Saya Hanya Bisa Finis Kedua dari Leclerc

Ilustrasi balapan Formula 1 - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Pembalap Tim Mercedes AMG Petronas, George Russell, secara terbuka mengakui Scuderia Ferrari kini menjelma menjadi ancaman yang sangat nyata bagi ambisi juara timnya. Pengakuan ini muncul setelah Russell secara tidak terduga hanya mampu finis kedua di belakang pembalap Ferrari, Charles Leclerc pada Formula One (F1) GP Inggris 2026.

Russell merebut podium kedua di depan sang juara dunia tujuh kali, Lewis Hamilton yang juga pembalap Ferrari.

Momen krusial itu terjadi setelah Hamilton masuk ke pit akibat keputusan Ferrari yang memanfaatkan intervensi Safety Car di fase akhir balapan. Meski diwarnai faktor keberuntungan, pembalap asal Inggris tersebut mengaku sangat bersyukur bisa menyelesaikan balapan dengan selamat. Hasil ini sekaligus menandai podium pertamanya di hadapan publik sendiri di Sirkuit Silverstone, Inggris.

"Saya sangat senang bisa berdiri di sini. Ini adalah podium pertama saya di Silverstone dan saya sangat gembira meskipun ini adalah balapan yang sangat beruntung!" ujar George Russell, dikutip dari New Straits Times, Senin (13/7/2026).

Russell menjelaskan dirinya sempat mengalami kebocoran ban, namun diselamatkan oleh momen keluarnya Safety Car menjelang akhir balapan. Menurutnya, balapan akan sangat menyulitkan jika sempat dimulai kembali karena kondisi bannya yang sudah sangat dingin.

"Saya sangat senang bisa membawa mobil ini finis di posisi kedua. Ini adalah akhir pekan yang berat dan saya rasa kami memiliki masalah kecepatan di jalur lurus, dan orang-orang dari Ferrari ini terlihat sangat cepat sekarang. Jadi, persaingan dimulai!" tambahnya.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa Mercedes tidak bisa lagi menganggap remeh Ferrari yang terus menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang musim ini. Di sisi lain, nasib buruk menimpa rekan Russell sekaligus pemimpin klasemen, Kimi Antonelli, yang hanya mampu finis di posisi ke-16. Pembalap muda asal Italia tersebut mengalami kerusakan pada pelindung roda saat berada dalam posisi ideal untuk mengejar dan menyalip Leclerc.

Akibat kerusakan itu, Antonelli harus masuk ke pit sebanyak dua kali untuk perbaikan dan sempat menolak saran tim untuk menyudahi balapan. Alih-alih mendapatkan poin, ia justru dijatuhi penalti akibat melanggar batas lintasan (track limits).

"Saya bahkan tidak bisa mendapatkan satu poin pun. Saat tampaknya saya masih bisa meraih poin, Safety Car keluar dan saya mendapat penalti. Aturannya memang begitu, tapi saya rasa ini agak tidak adil. Saya sudah berusaha sebaik mungkin untuk tetap berada di jalur dan saya tidak bisa," keluh Antonelli.

Kegagalan Antonelli meraih poin menjadi pukulan berat bagi Mercedes di klasemen konstruktor, apalagi Ferrari berhasil menambah poin besar melalui kemenangan Leclerc dan posisi Hamilton yang kompetitif.

Dengan kegagalan Mercedes bersinar di F1 GP Inggris 2026, Russell pun mengakui Ferrari bisa menjadi ancaman dalam perebutan gelar juara musim ini. Ia tampaknya sudah mulai melupakan Max Verstappen (Red Bull Racing) yang kini ketujuh klasemen pembalap F1 2026.

Perhatian Russell kini tertuju pada Ferrari yang tampil semakin konsisten dengan kecepatan luar biasa di jalur lurus. Kemenangan Leclerc di Silverstone menjadi bukti bahwa tim asal Maranello itu kini siap bersaing di papan atas.

Sementara itu, Lewis Hamilton yang kini membela Ferrari juga menunjukkan bahwa ia masih menjadi ancaman serius dengan pengalaman dan kecepatannya. Musim F1 2026 diprediksi akan semakin menarik dengan persaingan tiga arah antara Mercedes, Ferrari, dan Red Bull.

Russell dan Mercedes harus segera menemukan solusi atas masalah kecepatan di jalur lurus jika ingin tetap bersaing memperebutkan gelar. Publik balap Tanah Air tentu menantikan aksi seru para pembalap di seri-seri berikutnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online