Atlet Sepatu Roda Jogja Raih Emas di Jatim Open 2026

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Senin, 13 Juli 2026 17:17 WIB
Atlet Sepatu Roda Jogja Raih Emas di Jatim Open 2026

Atlet Jogja Indira Acintya Rinjani (tengah) saat penerimaan medali di kejuaraan sepatu roda tingkat nasional Jatim Open 2026, Sabtu (11/7/2026)/Dok. Ist

Harianjogja.com, MALANG—Atlet sepatu roda asal Daerah Istimewa Yogyakarta, Indira Acintya Rinjani, berhasil mempersembahkan medali emas bagi Cakrawala Inline Skate Club Yogyakarta dalam Kejuaraan Jatim Open Piala Gubernur 2026. Emas diraih pada nomor eliminasi 3.000 meter Speed Kelompok Usia (KU) A Putri yang berlangsung di lintasan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada 10–12 Juli 2026.

Selain meraih emas, Indira juga menambah koleksi medali dengan meraih perak pada nomor Speed 500 meter KU A Putri dan perunggu pada nomor relay Speed 1.800 meter bersama Khairina Arsyila Syifa Nugroho serta Dahayu Jemma Susanto. Raihan tersebut menjadi bukti konsistensi atlet Jogja di tengah persaingan ketat antarklub dari berbagai daerah.

Pada nomor eliminasi 3.000 meter, Indira finis di posisi pertama setelah mengungguli belasan atlet yang bersaing pada kategori tersebut.

Cakrawala Inline Skate Club Yogyakarta menjadi salah satu dari dua klub asal Daerah Istimewa Yogyakarta yang berhasil membawa pulang medali emas pada ajang tersebut. Klub yang dilatih Zart Vegay Derusiano itu menurunkan sembilan atlet untuk mengikuti kompetisi nasional yang diikuti puluhan klub dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Panitia Pelaksana Jatim Open 2026, Priyo Sudibyo, mengatakan kejuaraan tahun ini diikuti 2.436 atlet dari berbagai disiplin, yakni Speed, Freestyle, Aggressive, RX, dan Skateboard.

Menurut Priyo, Jatim Open 2026 menjadi kejuaraan pertama di Indonesia yang mengadopsi sistem informasi digital untuk menampilkan hasil pertandingan secara real time, sehingga dapat diakses dari berbagai lokasi.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB Porserosi), Velix Vernando Wanggai, mengapresiasi penyelenggaraan Jatim Open yang dinilai mampu menjadi ajang pembinaan atlet sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. "Ini menjadi ajang pembinaan prestasi menuju PON 2028," kata Velix, Sabtu (11/7/2026).

Ia berharap Jatim Open Piala Gubernur dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai salah satu kompetisi nasional yang mendukung pembinaan atlet sepatu roda Indonesia menuju level yang lebih tinggi.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat membuka kejuaraan menyatakan pembinaan atlet merupakan investasi dalam membangun karakter generasi muda karena memiliki banyak nilai positif dalam aspek kehidupan.

Khofifah di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu, mengatakan, melalui olahraga generasi muda diajarkan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan semangat pantang menyerah untuk mendulang prestasi.

"Olahraga mampu membangun energi positif seluruh anak bangsa, sekaligus membentuk kedisiplinan dan karakter generasi muda," kata Khofifah.

Dia menegaskan pemerintah provinsi setempat sampai saat ini terus menjalankan komitmen menguatkan sistem pembinaan secara berkelanjutan dan menghadirkan fasilitas penunjang yang mumpuni.

Langkah itu diyakininya akan membentuk sebuah ekosistem yang mampu menghasilkan bibit potensial berprestasi, lalu dipasok sebagai atlet nasional untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Selain pembinaan, Khofifah menyampaikan pihaknya terus mendorong pelaksanaan kejuaraan tingkat daerah sebagai medan uji mental dan kemampuan atlet muda dalam mendulang pengalaman bertanding.

"Dengan kompetisi dan pembinaan yang konsisten, saya optimistis Jawa Timur akan semakin kokoh sebagai lumbung atlet nasional yang mampu melahirkan juara untuk Indonesia," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis