Dugaan Love Scamming di Semarang, 4 WNA China Ditangkap
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Trofi Piala Dunia./FIFA
Harianjogja.com, JAKARTA—Laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol akan berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Texas, Amerika Serikat. Stadion berkapasitas hingga hampir 100.000 penonton itu dikenal sebagai salah satu arena olahraga paling modern di dunia dan menjadi markas klub National Football League (NFL), Dallas Cowboys.
Selain menjadi kandang Dallas Cowboys, AT&T Stadium telah berulang kali dipercaya menggelar berbagai ajang olahraga dan hiburan berskala internasional, termasuk Super Bowl hingga pertandingan Piala Dunia 2026.
Dibangun untuk Menggantikan Stadion Texas
Gagasan pembangunan AT&T Stadium bermula ketika pemilik Dallas Cowboys, Jerry Jones, ingin menghadirkan stadion baru yang lebih modern sebagai pengganti Texas Stadium, markas tim selama lebih dari tiga dekade.
Sejak 1994, berbagai opsi dikaji, mulai dari memperluas Texas Stadium hingga membangun fasilitas baru yang mampu meningkatkan kapasitas dan pendapatan klub.
Setelah hampir sepuluh tahun mencari lokasi yang tepat, Dallas Cowboys akhirnya memilih kawasan Arlington, yang berada dekat dengan stadion kandang tim bisbol Texas Rangers, yang saat itu bernama Globe Life Park di Arlington.
Pembangunan stadion menelan biaya sekitar US$1,15 miliar. Pendanaannya berasal dari kombinasi obligasi senilai US$325 juta yang disetujui pemilih Arlington pada November 2004, kontribusi NFL sebesar US$150 juta, serta investasi dari Dallas Cowboys.
Ikon Arsitektur dengan Atap yang Bisa Dibuka
AT&T Stadium dirancang oleh HKS Architects dan mulai beroperasi pada 2009.
Salah satu ciri khas stadion ini adalah dinding kaca miring sepanjang 800 kaki serta dua lengkungan baja raksasa sepanjang 292 kaki yang menopang struktur utama sekaligus atap stadion yang dapat dibuka dan ditutup.
Di kedua sisi stadion terdapat pintu kaca berukuran sekitar 180 kaki dengan tinggi 120 kaki. Pintu tersebut dapat dibuka atau ditutup dalam waktu sekitar 18 menit, menciptakan konsep stadion semi terbuka.
Saat atap dibuka, desainnya mengingatkan pada konsep "lubang di atap" yang dahulu menjadi identitas Texas Stadium.
Mampu Menampung Hampir 100.000 Penonton
AT&T Stadium memiliki kapasitas standar sekitar 80.000 kursi. Namun, untuk pertandingan atau acara berskala besar kapasitasnya dapat diperluas hingga hampir 100.000 penonton.
Stadion ini juga memiliki sekitar 200 suite mewah yang tersebar di lima tingkat bangunan, termasuk Hall of Fame Level yang berada hanya sekitar 21 baris dari lapangan.
Selain itu, tersedia sekitar 15.000 kursi klub premium dengan berbagai fasilitas eksklusif bagi penonton.
Punya Layar Video Raksasa
Salah satu daya tarik utama AT&T Stadium adalah papan video definisi tinggi (HD) empat sisi yang menggantung sekitar 90 kaki di atas lapangan.
Layar tersebut memiliki panjang sekitar 160 kaki dan tinggi 72 kaki, membentang dari garis 25 yard di satu sisi hingga garis 25 yard di sisi lainnya.
Kompleks stadion juga dilengkapi Dallas Cowboys Hall of Fame dan toko resmi klub yang memungkinkan pengunjung mengenal sejarah tim sekaligus membeli berbagai merchandise.
Resmi Dibuka pada 2009
Acara perdana di AT&T Stadium digelar pada 9 Juni 2009 melalui konser penyanyi George Strait.
Sementara pertandingan musim reguler pertama Dallas Cowboys berlangsung pada 20 September 2009 menghadapi New York Giants.
Awalnya stadion ini bernama Cowboys Stadium, sebelum berganti menjadi AT&T Stadium pada Juli 2013 setelah perusahaan telekomunikasi AT&T memperoleh hak penamaan.
Jadi Venue Berbagai Ajang Internasional
Selain menjadi kandang Dallas Cowboys, AT&T Stadium telah menjadi lokasi berbagai ajang olahraga dan hiburan kelas dunia.
Beberapa di antaranya adalah NBA All-Star Game 2010, Super Bowl XLV, College Football Playoff National Championship, Cotton Bowl Classic, hingga konser-konser berskala internasional.
Kini, stadion tersebut kembali menjadi sorotan dunia setelah dipercaya menjadi lokasi pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Prancis melawan Spanyol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Komdigi mencatat 6,8 juta warga telah registrasi kartu SIM biometrik pada Januari-Juli 2026 untuk mencegah penyalahgunaan NIK dan kejahatan digital.
PKB DIY menggelar aksi Green Party di Kulon Progo saat Harlah ke-28 melalui pembagian sembako, pelatihan eco printing, dan edukasi lingkungan.
BPOM menemukan 14 kosmetik berbahaya mengandung merkuri, hidrokuinon hingga asam retinoat. Berikut daftar produk dan risiko kesehatannya.
Tangis haru pecah di Sekolah Rakyat Sragen saat seorang ibu buruh menyampaikan harapan agar anaknya memiliki masa depan lebih baik melalui pendidikan.
AT&T Stadium di Arlington, Texas, menjadi tuan rumah semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Spanyol. Simak profil dan sejarahnya.