Bek Ceko Ondrej Rudzan Gabung PSIM Jogja
PSIM Jogja datangkan bek asal Ceko, Ondrej Rudzan, untuk perkuat lini belakang Super League 2026/2027. Simak pernyataan manajemen dan target pemain
Pembagian grup/avcvolley
Harianjogja.com, JOGJA— Timnas voli putra dan putri Indonesia dipastikan tampil dalam ajang Asian Games ke-20 Aichi–Nagoya yang berlangsung di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Kepastian ini diikuti dengan pengumuman pembagian grup oleh Asian Volleyball Confederation (AVC) pada Kamis (23/7/2026). Baik tim putra maupun putri Indonesia akan menghadapi persaingan ketat sejak fase penyisihan grup.
Bagi para pecinta voli Tanah Air, ajang ini menjadi momen untuk melihat langsung perkembangan tim nasional di kancah Asia. Dengan persiapan yang matang, diharapkan skuad Merah Putih mampu memberikan kejutan dan meraih hasil terbaik.
Pada sektor putra, Asian Games 2026 akan diikuti oleh 16 negara yang terbagi dalam empat pool. Indonesia tergabung di Pool B bersama Iran, Thailand, dan Kirgistan. Iran menjadi lawan terberat karena merupakan salah satu kekuatan utama bola voli Asia, dengan reputasi yang sudah terbukti di berbagai turnamen internasional.
Thailand juga kerap menjadi pesaing berat Indonesia di berbagai turnamen kawasan Asia Tenggara, sehingga pertemuan keduanya diprediksi berlangsung sengit. Sementara Kirgistan, meskipun tidak sepopuler dua negara lainnya, tetap harus diwaspadai karena bisa menjadi tim kejutan. Persaingan di Pool B dipastikan akan berlangsung ketat karena setiap tim berambisi lolos ke babak berikutnya. Hanya dua tim terbaik dari masing-masing pool yang berhak melaju ke babak perempat final.
Sementara itu, pada sektor putri, sebanyak 14 negara akan bersaing memperebutkan medali emas. Indonesia berada di Pool A bersama tuan rumah Jepang dan Nepal. Jepang menjadi unggulan di grup ini sekaligus salah satu kandidat kuat peraih medali emas, didukung oleh status mereka sebagai tuan rumah dan tradisi voli yang kuat.
Nepal, meskipun tidak sekuat Jepang, tetap menjadi lawan yang harus dihadapi dengan serius. Bagi tim putri Indonesia, lolos dari fase grup menjadi target utama sebelum berbicara lebih jauh. Dengan jumlah peserta yang lebih sedikit di sektor putri, persaingan di setiap pool dipastikan berlangsung sengit.
Berikut pembagian grup bola voli Asian Games 2026:
Sektor Putra:
Pool A: Jepang, Pakistan, Kazakhstan, Uzbekistan
Pool B: Iran, Indonesia, Thailand, Kirgistan
Pool C: Qatar, India, Vietnam, Hong Kong
Pool D: Korea Selatan, China, China Taipei, Filipina
Sektor Putri:
Pool A: Jepang, Indonesia, Nepal
Pool B: China, Kazakhstan, Filipina
Pool C: Thailand, China Taipei, Kirgistan, Mongolia
Pool D: Vietnam, Korea Selatan, Hong Kong, Qatar
Dengan pembagian grup yang telah diumumkan, timnas voli Indonesia kini memiliki waktu untuk melakukan persiapan yang lebih terarah. Pelatih dan tim analisis dapat mempelajari kekuatan dan kelemahan calon lawan untuk menyusun strategi yang tepat. Masyarakat Indonesia tentu berharap tim voli putra dan putri dapat tampil maksimal dan memberikan kebanggaan bagi bangsa. Asian Games 2026 menjadi ajang penting untuk mengukur sejauh mana perkembangan voli Indonesia di kancah Asia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja datangkan bek asal Ceko, Ondrej Rudzan, untuk perkuat lini belakang Super League 2026/2027. Simak pernyataan manajemen dan target pemain
Pilur Gunungkidul 2026 diramaikan bakal calon lurah dari berbagai profesi, mulai wartawan hingga MC, di tengah dominasi petahana.
Isu pengadaan kipas angin Rp1,8 triliun untuk Kopdes Merah Putih masih dipertanyakan. Agrinas, Menkeu, dan Menkop buka suara.
Pemkot Jogja mulai membahas penataan 10 sirip Malioboro pekan depan bersama Pemda DIY, termasuk parkir, lalu lintas, dan logistik.
DPRD Kulonprogo mendesak evaluasi total program MBG di SMPN 3 Wates setelah dugaan keracunan massal kembali terjadi.
Danantara Indonesia mengambil alih empat manajer investasi BUMN dengan total dana kelolaan lebih dari Rp170 triliun. Seluruh entitas akan merger dalam satu bula