Jadwal KRL Jogja-Solo 28 Agustus 2026, dari Tugu ke Palur Paling Malam 22.35 WIB
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 28 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Instagram: Johannzarco
Harianjogja.com, JOGJA—Setelah lebih dari 100 hari absen, Johann Zarco akhirnya kembali ke lintasan MotoGP. Pembalap Castrol LCR Honda itu akan menjalani comeback-nya pada seri MotoGP Aragon 2026 akhir pekan ini, dan ia mengaku tak sabar untuk kembali merasakan sensasi kecepatan di atas motor MotoGP. “Saya adalah seorang pecandu kecepatan,” ujarnya dengan antusias.
Zarco akan kembali menunggangi motor MotoGP untuk pertama kalinya sejak balapan di Barcelona pada Mei 2026, tepatnya saat sesi latihan pembuka MotoGP Aragon pada Jumat (28/8/2026). Pembalap asal Prancis berusia 36 tahun ini harus absen selama lebih dari tiga bulan setelah mengalami cedera ligamen lutut akibat kakinya yang terjepit parah di roda belakang motor Pecco Bagnaia. Insiden tersebut terjadi di Tikungan 1 saat balapan dimulai kembali di MotoGP Catalunya.
Lolos Pemeriksaan Medis dan Siap Balapan
Zarco secara resmi dinyatakan boleh kembali membalap setelah lolos pemeriksaan medis wajib MotoGP pada Kamis (27/8/2026). Hasil pemeriksaan tersebut menjadi titik balik bagi perjuangan panjangnya selama masa pemulihan.
“Senang rasanya bisa kembali dan saya cukup bahagia karena melihat kemajuan yang cepat dari apa yang telah saya lakukan dan cara saya berlatih,” ujar Zarco, melansir laman Crash.
“Uji coba utamanya adalah berlatih dengan motor. Hal itu—langkah demi langkah—menjadi konfirmasi yang baik bahwa saya bisa kembali di Aragon,” ucapnya. Ia mengaku tidak mendapatkan tekanan apa pun dari tim dan ingin meluangkan waktu untuk menikmati sensasi kecepatan di atas motor MotoGP.
“Kondisi kaki kiri sudah terasa baik, meski kami tahu proses untuk mencapai kondisi 100% masih butuh waktu. Namun, saya bukan pemain sepak bola atau pemain ski. Jadi, sebagai pembalap, kondisi saya saat ini sudah lebih dari cukup untuk kembali berkompetisi,” tuturnya.
Hanya 3 Bulan Absen, Kemampuan Tak Hilang
Zarco mengaku beruntung hanya absen selama 3 bulan akibat cedera. Masa jeda tersebut tidak membuatnya kehilangan kemampuan untuk balapan. “Memang lama, tapi tidak sampai membuat saya kehilangan semua kemampuan. Senang rasanya bisa kembali karena saya adalah seorang pecandu kecepatan,” tuturnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun usianya sudah 36 tahun dan menjadi pembalap tertua di grid, semangat juang Zarco tidak pernah padam.
Sebagai pembalap tertua di grid, Zarco mengatakan bahwa masa jeda yang tak terelakkan ini juga memberinya waktu untuk merenung.
“Mungkin pemikiran baru yang saya dapatkan adalah bahwa saya masih ingin balapan. Saya masih ingin balapan untuk meraih prestasi. Jadi, saat melihat tim Honda kesulitan, saya tidak merasa melewatkan momen itu. Saya berpikir, 'Untunglah saya tidak di sana,' karena sungguh berat menghadapi situasi sulit seperti itu!” katanya dengan jujur.
Hasrat Balapan dan Impian Prestasi
Ia mengaku senang dapat kembali balapan dan berharap dapat memiliki kecepatan seperti saat sebelum cedera. “Saya masih memiliki impian dan keinginan untuk balapan demi meraih hasil yang bagus,” katanya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun Honda saat ini sedang dalam masa sulit, Zarco tetap optimis dan termotivasi untuk memberikan yang terbaik bagi timnya.
Sementara itu, Cal Crutchlow, yang menggantikan Zarco selama masa pemulihannya, tetap bersiaga di Aragon. Hal ini untuk mengantisipasi seandainya pembalap asal Prancis itu tidak dapat menyelesaikan rangkaian balapan akhir pekan ini. Kehadiran Crutchlow sebagai pembalap cadangan menjadi langkah antisipatif yang bijaksana dari tim LCR Honda, mengingat kondisi Zarco yang baru pulih dari cedera serius.
Penalti Double Long Lap
Jika Zarco turun dalam balapan hari Minggu, ia harus menjalani penalti double long lap akibat insiden di Catalunya yang melibatkan Bagnaia dan Luca Marini. Penalti ini menjadi konsekuensi yang harus diterima Zarco meskipun ia absen selama tiga bulan. Namun, bagi pembalap yang sudah rindu akan kecepatan, penalti tersebut mungkin bukanlah halangan besar untuk kembali menikmati balapan.
Bagi para penggemar MotoGP di Indonesia, kembalinya Johann Zarco ke lintasan menjadi kabar yang dinantikan. Dengan usia 36 tahun, Zarco membuktikan bahwa semangat dan hasrat untuk balapan tidak mengenal batas usia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 28 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Timnas voli putri Indonesia kalah 1-3 dari Iran pada perempat final AVC Women's Continental 2026. Garuda Pertiwi gagal melaju ke semifinal.
China memberlakukan aturan baru keluar-masuk negara mulai 15 September. Simak ketentuan dokumen, larangan masuk hingga klarifikasi pemeriksaan ponsel.
Marc Marquez tercepat di FP1 MotoGP Aragon 2026 dengan 1'47.532. Raul Fernandez ke-2, Marco Bezzecchi ke-3. Bagnaia ke-20, Martin ke-18. Simak hasil lengkapnya.
Hasil FP1 Moto3 Aragon 2026 menempatkan Veda Ega Pratama di posisi ke-20. David Almansa menjadi pembalap tercepat di Sirkuit MotorLand Aragon.
etua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto mengapresiasi Festival Mustika Rasa yang dihadirkan di Kota Yogyakarta.