Kasus Kekerasan Seksual, Pimpinan Ponpes Divonis 14 Tahun
Pimpinan ponpes di Lombok Tengah divonis 14 tahun penjara dalam kasus kekerasan seksual dan diwajibkan membayar restitusi Rp111,44 juta.
Kiandra Ramadhipa/Antara-Astra Honda
Harianjogja.com, SLEMAN—Kiandra Ramadhipa masih menjaga peluang dalam perburuan gelar Moto3 Junior Valencia. Pembalap Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) tersebut membidik kemenangan saat kembali berlaga di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Minggu.
Ramadhipa datang dengan kondisi fisik yang fit setelah memanfaatkan jeda musim panas untuk berlatih sekaligus berkumpul bersama keluarga di Indonesia. Persiapan tersebut menjadi modalnya menghadapi persaingan pada sisa musim.
"Saya banyak berlatih selama libur musim panas, tetapi juga sempat menikmati beberapa hari bersama keluarga. Bagi saya, penting untuk menyeimbangkan latihan dan istirahat. Sekarang energi saya sudah terisi penuh dan siap menghadapi sisa musim,” ujar Ramadhipa dalam keterangan resmi, Jumat.
Pembalap asal Sleman, Yogyakarta tersebut berharap mampu mempertahankan performa positif yang telah ditunjukkannya sepanjang musim ini.
Ramadhipa Masih Berada dalam Persaingan Gelar
Saat ini Ramadhipa menempati peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 64 poin. Ia terpaut 30 poin dari pembalap yang berada di posisi teratas.
Posisi tersebut membuat pembalap berusia 16 tahun itu masih memiliki kesempatan untuk bersaing dalam perburuan gelar. Ramadhipa pun menegaskan targetnya untuk kembali berada di barisan depan.
"Saya telah menjalani tes dan kami mendapatkan data penting untuk balapan berikutnya. Sekarang kami harus menunjukkan bahwa kami masih berada dalam persaingan, mampu kembali ke barisan depan, dan membuktikan bahwa musim ini belum berakhir,” ucap pembalap berusia 16 tahun ini.
Modal Kemenangan di Portugal
Performa Ramadhipa musim ini cukup kompetitif. Salah satu hasil terbaiknya adalah kemenangan di Portugal.
Pembalap asal Sleman, Yogyakarta, itu juga mencatatkan prestasi istimewa setelah mampu meraih kemenangan di European Talent Cup (ETC) dan Moto3 Junior World Championship dalam rentang waktu kurang dari satu tahun sejak memulai persaingan di Eropa.
Catatan tersebut menjadi modal penting bagi Ramadhipa untuk melanjutkan perjuangannya di Moto3 Junior Valencia.
Tantangan Sirkuit Ricardo Tormo
Sirkuit Ricardo Tormo tetap menghadirkan tantangan tersendiri bagi Ramadhipa. Ia memiliki pengalaman balapan di lintasan tersebut pada musim lalu yang dapat digunakan sebagai modal untuk beradaptasi.
Selain beradaptasi dengan karakter lintasan Valencia, Ramadhipa juga akan bersaing dengan para pebalap tuan rumah yang lebih mengenal karakter sirkuit tersebut.
Dengan kondisi fisik yang telah dipersiapkan selama jeda musim panas, pengalaman musim lalu, serta modal kemenangan di Portugal, Ramadhipa bertekad kembali menunjukkan performa kompetitif sekaligus menjaga peluangnya dalam persaingan gelar Moto3 Junior.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pimpinan ponpes di Lombok Tengah divonis 14 tahun penjara dalam kasus kekerasan seksual dan diwajibkan membayar restitusi Rp111,44 juta.
Wamenag minta dugaan keracunan santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo diinvestigasi. Dapur pemasok MBG dihentikan sementara.
Trump mengusulkan Selat Hormuz berganti nama menjadi Selat Trump di tengah konflik AS-Iran dan ketegangan perdagangan minyak global.
PAD wisata Gunungkidul direncanakan naik Rp21 miliar. DPRD meminta perbaikan akses jalan menuju destinasi wisata digencarkan.
Pemkab Sleman menyoroti kendala face recognition Perlinsos bagi lansia dan tunanetra dalam uji coba digitalisasi perlindungan sosial.
Kiandra Ramadhipa membidik gelar juara Moto3 Junior Valencia setelah mengoleksi 64 poin dan berada di posisi kelima klasemen.