HUT PSIM Jogja Jadi Motivasi Tambahan, Van Gastel Bidik Kemenangan
PSIM Jogja membidik kemenangan pada laga perdana Super League musim 2026/2027 yang bertepatan dengan hari ulang tahun klub.
Purzycki/ Instagram: PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja harus puas berbagi poin dengan Persita Tangerang setelah kedua tim bermain imbang 1-1 dalam lanjutan Super League 2026/2027, Sabtu (5/9/2026) pukul 15.30 WIB.
Hasil ini terasa kurang maksimal bagi Laskar Mataram. Pasalnya, PSIM Jogja tampil lebih dominan sepanjang pertandingan dan mampu menguasai 66 persen penguasaan bola.
Namun, dominasi tersebut belum mampu dikonversi menjadi keunggulan. PSIM bahkan lebih dahulu kebobolan setelah Persita memanfaatkan peluang pada awal babak kedua.
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. PSIM Jogja berusaha mengambil kendali permainan, sementara Persita lebih banyak mengandalkan kesempatan untuk melakukan serangan balik.


Hingga babak pertama berakhir, tidak ada gol yang tercipta. Skor 0-0 bertahan sampai turun minum.
PSIM Jogja harus menerima satu kartu kuning pada babak pertama. F. Ramos Mingo mendapat peringatan dari wasit pada menit ke-44.
Memasuki babak kedua, Persita justru mampu memecah kebuntuan. Pada menit ke-49, Luquinhas membawa tim tamu unggul 1-0 setelah memanfaatkan umpan M. Jardel.
Tertinggal satu gol membuat PSIM meningkatkan tekanan. Permainan tuan rumah semakin agresif untuk mencari gol penyeimbang.
Luquinhas yang menjadi pencetak gol Persita kemudian menerima kartu kuning pada menit ke-57.
Pelatih PSIM Jogja mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan melakukan tiga pergantian pemain sekaligus pada menit ke-67. N. Haljeta masuk menggantikan R. Abiyoso, R. Cahyana menggantikan R. Hardiawan, sedangkan A. Fadilah masuk menggantikan O. Rudzan.
Persita juga melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga keunggulan. C. Fathoni masuk menggantikan H. Caraka pada menit ke-69.
Empat menit berselang, Zalnando dimainkan untuk menggantikan A. Nursofyan.
Persita kembali melakukan dua pergantian pada menit ke-77. Z. Djiaulhaq masuk menggantikan W. Hamisi, sedangkan A. Andrejic dimainkan untuk menggantikan Luquinhas.
Meski terus mendapat tekanan, Persita mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.
PSIM akhirnya mendapatkan gol yang dinantikan pada menit ke-84. Pemain bertahan A. Purzycki muncul sebagai penyelamat setelah mencetak gol untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Gol tersebut membuat PSIM terhindar dari kekalahan di hadapan pendukungnya. Namun, waktu yang tersisa tidak cukup bagi Laskar Mataram untuk membalikkan keadaan.
Pada menit ke-90, pemain Persita D. Markx menerima kartu kuning.
Skor 1-1 kemudian bertahan hingga pertandingan berakhir.
PSIM Dominan, tetapi Minim Tembakan Tepat Sasaran
Secara statistik, PSIM Jogja memang terlihat lebih menguasai pertandingan. Tuan rumah mencatatkan penguasaan bola hingga 66 persen, sedangkan Persita hanya 34 persen.
PSIM juga melepaskan 13 tembakan sepanjang laga. Namun, hanya dua di antaranya yang mengarah tepat ke gawang.
Sebanyak 11 tembakan PSIM lainnya tidak menemui sasaran. Tuan rumah juga mendapatkan empat tendangan sudut.
Persita mencatatkan tujuh tembakan dengan hanya satu yang mengarah tepat ke gawang. Enam tembakan lainnya melebar atau keluar dari sasaran.
Dari sisi sepak pojok, Persita mendapatkan tiga kesempatan, atau satu lebih sedikit dibandingkan PSIM.
Pertandingan juga berlangsung cukup keras. Persita tercatat melakukan 16 pelanggaran, sementara PSIM Jogja melakukan sembilan pelanggaran.
Catatan tersebut membuat PSIM mendapatkan 16 tendangan bebas, sedangkan Persita memperoleh sembilan.
Hasil imbang membuat PSIM Jogja hanya mendapatkan tambahan satu poin dari laga kandang ini. Bagi Laskar Mataram, pekerjaan rumah berikutnya adalah meningkatkan efektivitas serangan agar dominasi penguasaan bola bisa lebih sering menghasilkan gol dan kemenangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja membidik kemenangan pada laga perdana Super League musim 2026/2027 yang bertepatan dengan hari ulang tahun klub.
Isenmulang Kalteng FC dan Java United FC terkena sanksi pengurangan dua poin akibat perubahan home base setelah Club Licensing Cycle 2025/2026 ditutup.
Progres sejumlah proyek jalan kabupaten Sleman melampaui rencana. Jalan Turi-Gondoarum mencatat deviasi positif 55,96 poin persentase.
File penting terhapus di laptop? Simak cara mengembalikan file di Windows dan Mac menggunakan Undo, Recycle Bin atau Trash, hingga aplikasi pemulihan data.
Sebanyak 522 pelajar dari 71 sekolah di DIY dan Jawa Tengah menguji ketelitian mereka dalam Kontes Roket Air yang digelar Taman Pintar di Taman Budaya Embung Gi
PSIM Jogja ditahan Persita 1-1 pada laga HUT ke-97 klub. Van Gastel menyoroti passing dan gol mudah yang membuat Laskar Mataram gagal menang.