Filipina U-23 Putus Puasa 68 Tahun, Menang Dramatis atas Kuwait di Asian Games 2026
Filipina U-23 mengalahkan Kuwait 2-1 di Asian Games 2026. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Filipina di sepak bola Asian Games sejak 1958.
Logo Asian Games
Harianjogja.com, JOGJA—Kontingen Indonesia kembali menambah koleksi medali pada Asian Games 2026. Kali ini, tiga medali perunggu datang dari cabang olahraga wushu melalui Thania Kusumaningtyas, Fereddy Sinaga, dan Bintang Reindra Nada Guitara.
Ketiganya meraih perunggu setelah terhenti di semifinal nomor sanda masing-masing di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Jepang, Rabu (23/9/2026). Hasil tersebut membuat Indonesia hingga sore hari mengoleksi 13 medali, terdiri atas satu perak dan 12 perunggu.
Tambahan tiga perunggu dari wushu juga menjadikan cabang olahraga tersebut sebagai salah satu penyumbang medali terbanyak bagi Indonesia dalam Asian Games 2026.
Thania Kusumaningtyas tampil pada kelas 60 kilogram putri. Langkahnya terhenti di semifinal setelah kalah 0-2 dari atlet India, Roshibina Debi Naorem.
Sementara itu, Fereddy Sinaga yang turun di kelas 56 kilogram putra juga harus mengakui keunggulan wakil Vietnam, Dinh Van Tam. Fereddy kalah dengan skor 0-2.
Medali perunggu ketiga disumbangkan Bintang Reindra Nada Guitara dari kelas 60 kilogram putra. Ia kalah 1-2 dari wakil Hong Kong, Leung Yu Hong. Hasil tersebut membuat ketiga atlet Indonesia sama-sama finis dengan medali perunggu.
Sebelumnya, ketiganya memastikan tempat di semifinal setelah melewati babak sebelumnya. Jadwal pertandingan Rabu menunjukkan Thania menghadapi Roshibina Debi Naorem, Fereddy bertemu Dinh Van Tam, sedangkan Bintang berhadapan dengan Leung Yu Hong di semifinal.
Tambahan tiga medali dari wushu membuat perolehan Indonesia menjadi satu perak dan 12 perunggu atau total 13 medali hingga sekitar pukul 18.00 WIB pada Rabu (23/9).
Berdasarkan klasemen sementara Asian Games 2026, Indonesia berada di peringkat ke-23 dan belum memperoleh medali emas. Wushu menjadi cabang olahraga yang menyumbangkan perunggu paling banyak bagi Merah Putih.
Perolehan tersebut masih berpeluang bertambah karena sejumlah cabang olahraga Indonesia masih menjalani pertandingan. Salah satu peluang medali datang dari tim bulu tangkis beregu putra yang lolos ke final dan akan menghadapi China pada Kamis (24/9).
Indonesia berangkat ke Asian Games 2026 dengan target empat medali emas. Target tersebut ditetapkan pemerintah setelah mempertimbangkan sejumlah nomor yang tidak dipertandingkan pada edisi Aichi-Nagoya.
Menpora Erick Thohir sebelumnya menjelaskan bahwa target empat emas tersebut merupakan hasil pembahasan bersama dengan pimpinan cabang olahraga, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dan pihak terkait lainnya.
Khusus wushu, pemerintah sebelumnya menargetkan satu medali emas melalui nomor taolu changquan putra. Namun, target tersebut tidak tercapai setelah wakil Indonesia harus puas dengan medali perunggu.
Sementara itu, pemerintah telah menyiapkan bonus Rp3 miliar bagi atlet peraih medali emas Asian Games 2026 kategori perorangan. Besaran penghargaan untuk peraih medali perak, perunggu, dan kategori beregu masih memiliki ketentuan tersendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Filipina U-23 mengalahkan Kuwait 2-1 di Asian Games 2026. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Filipina di sepak bola Asian Games sejak 1958.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.