Daniel Marthin Cedera Siku, Leo/Daniel Mundur dari Denmark Terbuka 2026

Jumali
Jumali Selasa, 13 Oktober 2026 18:47 WIB
Daniel Marthin Cedera Siku, Leo/Daniel Mundur dari Denmark Terbuka 2026

Ilustrasi bulu tangkis atau badminton - Foto dibuat oleh AI/StockCake

Harianjogja.com,JOGJA—Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mundur dari Denmark Terbuka 2026 setelah Daniel mengalami cedera siku saat menjalani latihan. Keputusan tersebut diambil untuk memberi Daniel waktu memulihkan kondisinya sebelum rangkaian turnamen Eropa berlanjut.

Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, mengatakan Daniel mengeluhkan rasa sakit pada sikunya setelah berlatih di lapangan utama pada Senin (12/10/2026) malam.

Oleh karena itu, tim kemudian melakukan penanganan bersama fisioterapis. Namun, ketika Daniel mencoba kembali bermain pada Selasa (13/10/2026) pagi, tingkat nyeri yang dirasakannya masih tinggi.

“Daniel Marthin melaporkan kepada saya bahwa sikunya sakit setelah latihan di Main Hall tadi malam. Sudah coba ditangani oleh fisioterapis dengan tindakan fisio dan lain-lain, pagi ini dicoba bermain ternyata skala nyerinya masih tinggi,” kata Antonius, dikutip dari keterangan PBSI, Selasa.

Kondisi itu membuat tim pelatih memilih menarik Leo/Daniel dari Denmark Terbuka yang berlangsung pada 13–18 Oktober 2026 di Odense, Denmark.

Leo/Daniel Fokus pada Pemulihan

Antonius menjelaskan, keputusan mundur diambil agar Daniel bisa berfokus pada pemulihan cedera. Tim berharap keluhan pada siku tersebut tidak serius sehingga pasangan ganda putra itu dapat kembali bertanding dalam waktu dekat.

“Saya memutuskan untuk menarik keikutsertaan Leo/Daniel di Denmark Terbuka untuk fokus pada pemulihan. Semoga tidak serius dan bisa kembali di Prancis Terbuka minggu depan,” ujar Antonius, yang akrab disapa Anton.

Prancis Terbuka 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Oktober. Meski menjadi target yang diharapkan pelatih, keikutsertaan Leo/Daniel tetap bergantung pada perkembangan kondisi Daniel setelah menjalani pemulihan.

Bagi pasangan Indonesia tersebut, penanganan cedera menjadi perhatian utama agar mereka tidak terburu-buru kembali bertanding ketika rasa sakit masih dirasakan.

Leo/Daniel sebelumnya menorehkan prestasi dengan meraih medali emas ganda putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Capaian itu menjadi modal positif bagi keduanya dalam menjalani rangkaian turnamen internasional, meski saat ini fokus utama tim adalah memastikan Daniel dapat pulih dengan baik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online