Arsenal vs Lille: The Gunners Bidik Kemenangan Kedua di Liga Champions

Jumali
Jumali Selasa, 13 Oktober 2026 16:27 WIB
Arsenal vs Lille: The Gunners Bidik Kemenangan Kedua di Liga Champions

Trofi Liga Champions./Bisnis.com

Harianjogja.com, JOGJA—Arsenal akan menjamu Lille pada pertandingan kedua fase liga Liga Champions 2026/2027 di Stadion Emirates, London. Laga ini menjadi kesempatan bagi The Gunners untuk menjaga tren positif di Eropa, sedangkan Lille berupaya bangkit setelah kalah pada pertandingan pembuka.

Pertandingan Arsenal vs Lille digelar pada Selasa (13/10/2026) malam waktu setempat. Bagi penonton di Indonesia, duel tersebut berlangsung pada Rabu (14/10/2026) pukul 02.00 WIB.

Arsenal memulai fase liga dengan kemenangan 1-0 atas Napoli di Italia. Gol Martin Odegaard menjadi penentu kemenangan tim asuhan Mikel Arteta dalam pertandingan yang diwarnai dominasi permainan tim London tersebut.

Sebaliknya, Lille harus menerima kekalahan 2-3 dari Real Betis pada laga pertama. Hasil itu membuat wakil Prancis tersebut membutuhkan poin untuk memperbaiki posisinya dalam klasemen fase liga.

Arsenal ingin menjaga momentum di kandang

Kemenangan atas Napoli menjadi modal penting bagi Arsenal menjelang laga kandang pertamanya di fase liga musim ini. The Gunners menunjukkan kemampuan menciptakan peluang, meski hanya satu gol yang berhasil dikonversi menjadi kemenangan.

Arsenal mencatatkan 4,05 expected goals (xG) dalam pertandingan tersebut. Angka itu menggambarkan besarnya peluang yang diciptakan tim Arteta dan disebut sebagai rekor tertinggi klub dalam satu pertandingan Liga Champions.

Di kompetisi domestik, Arsenal juga meraih kemenangan 2-1 atas Leeds United pada 10 Oktober 2026. Hasil itu menjaga momentum tim sebelum kembali bertanding di Eropa.

Meski demikian, kondisi kebugaran pemain menjadi perhatian menjelang duel melawan Lille. Piero Hincapié dan Martín Zubimendi mengalami cedera pergelangan kaki dalam sesi pemulihan setelah pertandingan melawan Leeds. Keduanya harus menjalani pemeriksaan lanjutan.

William Saliba juga masih dalam pemulihan cedera. Sementara itu, Christos Tzolis dilaporkan mengalami masalah kebugaran dan diperkirakan belum dapat bermain.

Situasi tersebut membuat Arteta perlu mempertimbangkan komposisi tim, terutama untuk menjaga keseimbangan pertahanan dan lini tengah. Arsenal tetap memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri, tetapi perlu memastikan kondisi pemain tidak mengganggu rencana pertandingan.

Lille berusaha bangkit setelah kalah dari Real Betis

Lille datang ke London dengan target memperbaiki hasil di kompetisi Eropa. Pada laga pembuka, tim asuhan Davide Ancelotti kalah 2-3 dari Real Betis meski sempat memberikan perlawanan ketat.

Kartu merah Ethan Mbappé menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan tersebut. Bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit membuat Lille kesulitan mempertahankan keunggulan dan akhirnya harus menerima kekalahan.

Lille masih memiliki sejumlah pemain yang dapat menjadi ancaman bagi pertahanan Arsenal. Penyerang Jepang Ayase Ueda masuk dalam skuad, begitu pula Olivier Giroud yang memiliki pengalaman panjang di sepak bola Eropa.

Namun, menghadapi Arsenal di Stadion Emirates akan menjadi ujian tersendiri. Lille perlu menjaga kedisiplinan pertahanan dan memanfaatkan peluang serangan balik jika ingin membawa pulang poin.

Catatan pertandingan tandang melawan klub Inggris juga menjadi perhatian. Lille memiliki riwayat hasil kurang baik dalam lawatan ke Inggris, sehingga pertandingan ini dapat menjadi kesempatan untuk memperbaiki catatan tersebut.

Pertemuan pertama di kompetisi Eropa

Arsenal dan Lille belum pernah bertemu dalam pertandingan kompetitif di kompetisi Eropa sebelum laga ini. Pertemuan tersebut menjadi tantangan baru bagi kedua tim dalam persaingan fase liga Liga Champions.

Bagi Arsenal, kemenangan akan menjaga langkah mereka setelah mengalahkan Napoli pada laga pembuka. Sementara itu, Lille membutuhkan hasil positif untuk menghindari tertinggal lebih jauh dalam persaingan menuju babak berikutnya.

Dengan keuntungan bermain di kandang dan modal kemenangan di Italia, Arsenal memiliki alasan untuk optimistis. Namun, hasil akhir tetap akan ditentukan oleh performa kedua tim di lapangan, termasuk kemampuan memanfaatkan peluang dan menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online