3 Pelatih Dipecat di Super League 2026/2027, Persijap Dua Kali Ganti Juru Taktik

Jumali
Jumali Sabtu, 17 Oktober 2026 17:17 WIB
3 Pelatih Dipecat di Super League 2026/2027, Persijap Dua Kali Ganti Juru Taktik

Logo BRI Super League. - Ist

Harianjogja.com, JOGJA—Persaingan Super League 2026/2027 belum memasuki pertengahan musim, tetapi tekanan terhadap pelatih sudah terasa. Hingga Oktober 2026, tiga pelatih tercatat kehilangan jabatan setelah tim yang mereka tangani gagal memenuhi ekspektasi manajemen.

Persijap Jepara menjadi klub yang paling banyak melakukan pergantian pelatih. Klub promosi berjuluk Laskar Kalinyamat itu dua kali merombak posisi pelatih kepala, sedangkan PSIM Jogja juga mengakhiri kerja sama dengan Jean-Paul van Gastel setelah serangkaian hasil yang tidak memuaskan.

Pergantian tersebut membuat Antonio Claudio dan Guntur Cahyo Utomo mendapat tugas sebagai pelatih sementara. Keduanya dituntut membantu tim memperbaiki performa di tengah ketatnya persaingan kompetisi.

Persijap Jepara Dua Kali Ganti Pelatih

Persijap Jepara memulai perombakan dari Juan Cortes pada 17 September 2026. Ia dicopot dari posisi pelatih kepala setelah tim menelan kekalahan dalam dua pertandingan awal musim secara beruntun.

Meski tidak lagi menangani tim dari pinggir lapangan, Cortes kemudian dialihkan ke posisi Direktur Teknik Persijap.

Perubahan berikutnya terjadi pada 15 Oktober 2026 ketika manajemen memberhentikan Mario Lemos, pengganti Cortes. Keputusan itu diambil setelah Lemos menjalani dua pertandingan dengan hasil yang dinilai mengecewakan, termasuk kekalahan telak 1-6 dari Bali United.

Setelah Lemos diberhentikan, posisi pelatih sementara diserahkan kepada Antonio Claudio. Ia kini mengemban tugas untuk membantu Persijap memperbaiki penampilan setelah mengalami pergantian pelatih dua kali pada awal musim.

PSIM Jogja Berpisah dengan Jean-Paul van Gastel

Pergantian pelatih juga terjadi di PSIM Jogja pada Sabtu 17 Oktober 2026. Manajemen Laskar Mataram memberhentikan Jean-Paul van Gastel setelah tim gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan awal Super League 2026/2027.

Untuk sementara, tanggung jawab kepelatihan diberikan kepada Guntur Cahyo Utomo sebagai caretaker. Ia menghadapi tantangan untuk memperbaiki performa PSIM sekaligus membantu tim menjauh dari tekanan persaingan di papan bawah.

Perubahan di kubu PSIM menambah daftar pelatih yang kehilangan jabatan pada paruh awal kompetisi. Hasil pertandingan menjadi faktor penting yang menentukan keberlanjutan posisi pelatih, terutama ketika tim belum menunjukkan performa sesuai harapan.

Daftar Pelatih yang Diberhentikan hingga Oktober 2026

Berikut rekapitulasi tiga pelatih yang diberhentikan dari posisi pelatih kepala berdasarkan data yang tersedia.

Nama pelatih

Klub

Waktu dan alasan pergantian

Juan Cortes

Persijap Jepara

17 September 2026, setelah dua kekalahan beruntun pada awal musim. Selanjutnya menempati posisi Direktur Teknik.

Mario Lemos

Persijap Jepara

Kamis 15 Oktober 2026, setelah dua laga dengan hasil mengecewakan, termasuk kekalahan 1-6 dari Bali United. Digantikan sementara oleh Antonio Claudio.

Jean-Paul van Gastel

PSIM Jogja

Sabtu 17 Oktober 2026, setelah gagal membawa tim meraih kemenangan dalam lima laga awal musim. Digantikan sementara oleh Guntur Cahyo Utomo.

Pergantian pelatih pada awal musim memperlihatkan tingginya tuntutan terhadap hasil pertandingan di Super League 2026/2027. Bagi Persijap dan PSIM, pekerjaan berikutnya bukan sekadar menunjuk pengganti, melainkan memastikan perubahan di kursi kepelatihan diikuti perbaikan performa tim.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online