Borneo FC Butuh Hasil Imbang untuk Lolos ke Perempat Final AFC Challenge League

Jumali
Jumali Selasa, 20 Oktober 2026 10:47 WIB
Borneo FC Butuh Hasil Imbang untuk Lolos ke Perempat Final AFC Challenge League

Skuat Borneo FC/BorneoFC

Harianjogja.com, JOGJA—Borneo FC Samarinda berpeluang mengamankan tiket perempat final AFC Challenge League 2026/2027 saat menghadapi Tainan City FC. Bermodal kemenangan 2-0 atas Yangon United, Pesut Etam kini membidik hasil positif pada pertandingan berikutnya untuk menjaga langkah di kompetisi antarklub Asia tersebut.

Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, langsung mengalihkan perhatian timnya ke pertandingan melawan wakil Taiwan itu. Laga Grup D tersebut menjadi kesempatan bagi Borneo FC untuk memperkuat posisi setelah mengawali fase grup dengan tiga poin.

Kemenangan atas Yangon United diraih Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (18/10/2026) malam. Dua gol pada babak kedua memastikan tim tuan rumah mengamankan kemenangan sekaligus mencatatkan awal positif di turnamen.

Berdasarkan skenario yang disampaikan dalam laporan sebelumnya, Borneo FC memiliki peluang besar melangkah ke perempat final. Namun, kepastian kelolosan tetap bergantung pada hasil pertandingan dan ketentuan klasemen resmi Grup D.

Mauro Jeronimo Akui Borneo FC Sempat Kesulitan

Meski menang dua gol tanpa balas, Mauro mengakui pertandingan melawan Yangon United tidak berjalan mudah. Lawan menerapkan strategi bertahan dengan menempatkan banyak pemain di belakang bola sehingga Borneo FC harus mencari cara untuk menembus pertahanan yang rapat.

Mauro menilai timnya mampu mengalirkan bola dengan baik dan mengirimkan sejumlah umpan silang ke kotak penalti. Kendati demikian, peluang yang tercipta belum langsung menghasilkan gol pada awal pertandingan.

“Sepak bola memang terkadang aneh. Terkadang kamu hanya punya satu peluang dan langsung tercipta gol, tetapi kadang kamu membuat banyak peluang dan butuh waktu lama untuk mencetak gol pertama,” ujar Mauro, seperti dikutip dalam laporan yang terbit Selasa (20/10/2026).

Pelatih tersebut menyebut anak asuhnya memiliki setidaknya empat hingga lima peluang emas. Menurut dia, penyelesaian akhir bukan semata-mata persoalan teknik, tetapi juga berkaitan dengan kondisi mental pemain yang ingin segera mencetak gol di hadapan pendukung sendiri.

“Sepak bola terkadang bergantung pada aspek teknis eksekusi akhir, tapi kadang juga soal mental dan sedikit rasa cemas karena kami sangat ingin mencetak gol di kandang. Begitu gol pertama lahir, lawan mulai terbuka dan itu jadi alasan kami bisa mengejar gol kedua,” katanya.

Gol pertama membuat pertandingan lebih terbuka dan memberi Borneo FC ruang untuk menambah keunggulan. Situasi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan tim saat menghadapi lawan berikutnya.

Kerja Keras Jadi Bekal Menghadapi Tainan City

Menjelang pertandingan berikutnya, Mauro menegaskan bahwa konsistensi tidak bisa dicapai melalui jalan pintas. Ia meminta tim terus bekerja keras dalam latihan agar mampu mempertahankan performa dan meningkatkan efektivitas serangan.

“Satu-satunya cara dalam sepak bola adalah bekerja keras. Tidak ada solusi ajaib, hanya kerja, kerja, dan kerja. Insya Allah, di pertandingan selanjutnya kami bisa mencetak lebih banyak gol,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.

Bagi Borneo FC, kemampuan memanfaatkan peluang akan menjadi aspek penting dalam upaya melanjutkan kiprah di AFC Challenge League. Kemenangan atas Yangon United menjadi modal awal, tetapi pertandingan berikutnya tetap membutuhkan konsentrasi dan eksekusi yang lebih efektif.

Dukungan suporter di Stadion Segiri juga berpotensi menjadi dorongan bagi Pesut Etam. Meski demikian, tim perlu memastikan keunggulan di kandang dapat diikuti dengan hasil yang sesuai target agar peluang melaju ke fase gugur tetap terjaga.

Pertandingan melawan Tainan City FC pun menjadi ujian berikutnya bagi Borneo FC. Selain memburu hasil yang menguntungkan dalam persaingan Grup D, Pesut Etam perlu menunjukkan bahwa mereka mampu mengatasi lawan dengan pendekatan permainan yang berbeda.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online